112 Melayani Publik

Seperti kita ketahui selama ini, layanan Call center yang ada untuk gawat darurat menggunakan berbagai nomor, misalnya call center 118 untuk ambulans gawat darurat, 113 untuk pemadam kebakaran, 110 untuk layanan kepolisian.

Akhirnya Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meluncurkan layanan ‘Jakarta Siaga 112’. Layanan yang beriorientasi pengaduan masyarakat pada kegawatdaruratan, seperti medis, kebakaran, keamanan, kecelakaan, bencana, dan kasus kegawatdaruratan lainnya.

Beroperasi 24 jam 7 hari seminggu (24/7) dan dapat diakses dari semua operator telepon, baik telepon selular, maupun telepon statis. Menyediakan 35 seat contact center untuk mendukung kecepatan pelayanan kepada masyarakat.

Layanan ini juga memungkinkan agent contact Center untuk memandu penelpon yang mengalami kejadian gawat darurat. Agent bisa membantu melakukan tindakan-tindakan tertentu untuk mengurangi dampak korban lebih parah, sambil menunggu petugas penolong tiba di lokasi kejadian. 

Layanan ini juga memanfaatkan Global Positioning System (GPS) yang terpasang pada kendaraan maupun perangkat, sehingga memungkinkan petugas contact Center mendeteksi keberadaan petugas lapangan yang terdekat di lokasi kejadian dan memerintahkan segera mempercepat tanggapan. 
Dengan inisiatif ini masyarakat mendapatkan pelayanan dan tentunya dapat dimanfaatkan dengan bijak sesuai kebutuhan. Dalam tahap awal pelayanan, berbagai tantangan yang harus dihadapi oleh Pemda DKI Jakarta dalam memenuhi kebutuhan pelayanan, sehingga tercapai tingkat pelayanan yang sesuai harapan. (AA)