Bisnis Makanan


Bisnis makanan memang selalu menarik dan penuh dengan persaingan dan tantangan. Ini menyangkut selera makan pelanggan yang menuntut variasi rasa yang sesuai dengan lidah pelanggan. Tak lupa juga harus sesuai dengan selera kantong pelanggan, jika tidak akan ditinggal pelanggan atas beban harga yang premium.
Bisnis makanan juga menantang dengan hadirnya pemain-pemain baru dalam kemasan franchise yang mengisi ceruk-ceruk pasar yang tak terduga. Bisa saja suatu makanan atau rumah makan tiba-tiba ramai dan diperbincangkan di media sosial. Kemudian tak berapa lama sudah menghilang karena pelanggan bosan atau hanya mencoba sekali saja.
Yang bertahan nama-nama besar seperti McD, KFC, Pizza Hut, Hoka Bento, Dunkin Donat, atau berbagai retailer makanan lainnya. Tak ketinggalan pastinya yang paling laris adalah kantin sekolah, kayaknya ini selalu ramai. Berbagai macam makanan biasanya selalu habis dikonsumsi anak-anak sekolah. Hadir diberbagai tingkatan sekolah, mulai TK sampai dengan Universitas. Mulai dari pedangan kaki lima sampai dengan franchise restoran ternama.

Tak hanya itu, kehadiran mini market yang menyediakan makanan cepat saji, utamanya minuman dan mie instant merupakan saingan yang berarti terhadap bisnis makanan. Lihatlah alfamart, indomaret, carrefour dan sevel. Belakangan sevel tutup, karena tidak sanggup bersaingan dalam kompetisi penjualan mini market atau memilih bisnis makanan.
Tutupnya Seven Eleven versi Indonesia banyak diperbincangkan, bagaimana tidak ? Banyak kalangan menikmati fasilitasnya sebagai tempat nongkrong dengan rekan. Kenangan punya pacar bisa saja terjadi disana, begitulah tempat makan memang menyimpan sebuah kenangan. Berbagai kenangan itu menyebabkan pelanggan membahas mengenai sevel. Walaupun saya belum pernah belanja di Sevel versi Indonesia, kalau di luar negeri pernah.
Coba saja perhatikan bisnis makanan yang sedang tumbuh di sekitar tempat tinggal atau kantormu. Ada bakso yang tiba-tiba ramai, martabak, burger, atau es cream, siomay, donat dan berbagai macam makanan lainnya. Diantara banyaknya makanan yang diperjual belikan, ada yang bertahan, ada yang tutup dan ada pula yang berkembang pesat. Jika ada satu yang tutup, berikutnya ada lagi yang buka. Begitulah seterusnya, ada saja yang tertarik menggarap bisnis ini.
Bagaimanapun kehadiran pebisnis makanan juga menuntut restoran sekelas McD atau KFC harus juga turut berinovasi dalam menyediakan berbagai menu baru, jika tidak kemungkinan ditinggalkan pelanggannya. Bahkan McD juga menjual ayam goreng, seperti halnya KFC menjual burger. Keduanya bisa tumbuh dengan persaingan itu.
Berminat menggarap bisnis makanan ? Untuk itu perlu mempertimbangkan beberapa hal :

<ol>

 <li>Pilih makanan yang menarik dan mudah dikenali. Gunakan kekuatan sosial media untuk memperkenalkan pada kelompok pelajar dan mahasiswa. Mereka termasuk pelanggan yang mau mencoba makanan yang baru.</li>

 <li>Pilihlah lokasi yang dekat dengan kampus atau sekolah atau perkantoran, jika perlu dapatkan kesempatan buka di kantin sekolah atau kantor.</li>

 <li>Tetapkan paket atau porsi makanan dengan harga yang pantas untuk kalangan pelajar dan mahasiswa, sehingga mereka mampu membeli secara rutin.</li>

 <li>Berikan fasilitas yang memadai untuk merasakan pengalaman membeli atau makan di tempat yang disediakan. Jika perlu sediakan internet secara gratis.</li>

 <li>Terus melakukan inovasi terhadap variasi makanan dengan mengeluarkan paket-paket khusus. Namun jangan ragu menarik produk yang sudah kurang laku, suatu saat pelanggan akan kangen dan bisa dikeluarkan lagi.</li>

</ol>

Demikian ulasannya. Semoga bermanfaat. (AA)