Membangun Call Center

Pak Setiawan,

Welcome di mailing list Call center. Semoga bisa berpartisipasi lebih
banyak.

Mungkin saya bisa menjawab secara sederhana pertanyaan bapak sebagai
berikut:
Jika ingin bangun call center, yang pertama harus ada adalah jenis
pelayanan yang akan diberikan berikut prosedur dan kebijakan yang
mengikutinya. Jika ini sudah jelas, pasti bapak bisa menentukan siapa
yang menjadi target pengguna call center, seterusnya dapat
menjustifikasi kebutuhan mereka serta intensitas interaksi yang
dilakukan. Kesemuanya diterjemahkan dalam angka.

Jika sudah ada angkanya, bapak kemudian bisa menghitung berapa jumlah
orang yang akan digunakan (berdasarkan metode erlang), jenis teknologi
yang bapak butuhkan, kecepatan pelayanan yang diharapkan bahkan kalau
bisa jumlah penghasilan yang diharapkan dari pelayanan yang diberikan.

Jangan lupa berdasarkan angka-angka terebut diatas, bapak bisa juga
menentukan luas ruangan yang dibutuhkan, jenis perangkat yang dibutuhkan
serta fasilitas yang terkait. Jika interaksi membutuhkan jaringan
telepon, bapak kemudian bisa menentukan jumlah line telepon yang
dibutuhkan, sedangkan jika perlu bantuan melalui emai, maka bapak perlu
interkoneksi dengan jaringan internet.

Selebihnya menentukan nomor call center anda, kemudian anda juga perlu
melakukan sosialisai internal dan ke calon pelanggan anda. Kalau tidak,
call center anda tidak ada yang menghubungi, sayang khan !

Semoga bermanfaat.

Salam,
Andi Anugrah
http://idcallcenter.blogspot.com

—–Original Message—–
From: idcallcenter@yahoogroups.com [mailto:idcallcenter@yahoogroups.com]
On Behalf Of Setiawan
Sent: Wednesday, February 08, 2006 10:54 AM
To: idcallcenter@yahoogroups.com
Subject: [idcallcenter] buat call center

Hello All.
New comer nih.
Saya pengen tau ‘lebih dalam’ tentang call center, mungkin
rekans di milist ini bisa bantu. please.. 🙂
Jika kita ingin buat call center kira2 aspek apa aja ya
yang perlu di siapin selain dari sisi teknisnya.. misalnya
menentukan jumlah agent yang diperlukan. trus paramenter2
lainnya juga..
apakah kita juga harus menggunakan aplikasi CRM untuk hal
itu semua?

terima kasih ya atas respons semua rekans di milist ini

salam
setiawan