Mengenal Apa Itu Pelayanan

Sumber : Dokumen Telexindo

Pada saat rapat ataupun pertemuan, seringkali seorang pimpinan selalu membicarakan orientasi masalah pelayanan perusahaan kepada pelanggan. Pimpinan selalu mengatakan bahwa pelayanan yang diberikan harus berkualitas dan berorientasi kepada kepuasan pelanggan. Jika pelayanan yang diberikan kurang memuaskan pelanggan, maka perlu ditingkatkan. Lalu bagaimana cara meningkatkan kualitas pelayanan?

Sebenarnya apa yang dimaksud dengan pelayanan? Menurut Kasmir (2017:47) dalam Customer Service Exellent mengatakan bahwa, Pelayanan dapat diartikan sebagai tindakan atau perbuatan seseorang atau organisasi untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan atau sesama karyawan. Pelanggan yang dimaksud adalah bukan hanya kepada orang yang membeli produk perusahaan, tetapi juga kepada karyawan dan pimpinan perusahaan. Dengan demikian jenis pelayanan dapat dibagi ke dalam dua kelompok yaitu pelayanan di dalam yang artinya pelayanan antar karyawan juga pimpinan, dan pelayanan ke luar yang artinya pelayanan diberikan kepada nasabah dan pelanggan.

Dua Jenis pelayanan diatas haruslah saling bersinergi. Karena jika pelayanan di dalam antara karyawan dengan karyawan atau karyawan dengan pimpinan terhambat, maka akan memengaruhi pelayanan ke luar. Oleh karena itu pelayanan di dalam akan memperlancar pelayanan ke luar. Jadi baik pelayanan ke dalam maupun ke luar saling memengaruhi satu sama lain.

Hampir seluruh produk perusahaan memerlukan pelayanan. Hanya saja pelayanan yang diberikan terkadang berbentuk langsung dan tidak langsung. Pelayanan langsung yaitu bentuk pelayanan yang diberikan secara langsung oleh karyawan, dan pelayanan tidak langsung yaitu pelayanan yang tidak diberikan oleh manusia, seperti mesin. Untuk produk bank dan lembaga keuangan seperti asuransi, leasing, dan pegadaian memerlukan pelayanan langsung seperti penyetoran uang tunai, pengajuan kredit atau pembelian produk lainnya. Dalam pelayanan tersebut ada yang memerlukan penjelasan secara langsung. Sedangkan untuk pelayanan tidak langsung produk bank bisa menggunakan Anjungan Tunai Mandiri atau yang biasa disebut ATM.

Sama dengan produk jasa yang ditawarkan oleh Perhotelan dan Pariwisata yaitu memerlukan pelayanan langsung dan tidak langsung. Bagi pelanggan yang menginap di Hotel biasanya memerlukan komunikasi langsung dengan beberapa petugas Hotel tentang berbagai hal seperti persediaan kamar, fasilitas, dan keperluan lainnya yang pelanggan butuhkan.

Kemudian untuk jenis usaha swalayan, bentuk pelayanan langsung yang diberikan oleh karyawan juga diperlukan. Seperti dalam hal menunjukkan suatu barang, tempat barang tersebut, dan spesifikasi barang yang dijual. Namun seiring perkembangan zaman, saat ini perusahaan swalayan ada yang hanya memberikan pelayanan pada saat pelanggan membayar, bukan lagi dengan memilihkan barang dan memberikan informasi mengenai spesifikasi barang yang dijual, yang mencari tahu tentang spesifikasi barang dan memilih barang tersebut saat ini adalah pelanggan itu sendiri.

Hingga saat ini banyak karyawan dari perusahaan yang masih kurang memahami pelayanan kepada pelanggan, apa yang diinginkan pelanggan ataupun apa saja yang dibutuhkan pelanggan. Namun ini sama halnya juga dengan para pelanggan yang memiliki standar yang tinggi dalam pelayanan, mereka ingin terus dilayani diatas standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Karenanya, karyawan perlu lebih memperhatikan apa kemauan/keinginan dan kebutuhan pelanggan. Hal ini diperlukan pelatihan kepada karyawan dengan tujuan meningkatkan pelayanan dan menjadi lebih baik dalam proses menangani pelanggan. (WH)

Recitation Qur’an Program by Human Resources Management

Karyawan PT. Telexindo Bizmart melaksanakan kegiatan pengajian rutin

Dalam persaingan dunia usaha yang sedang berkembang pesat, Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kunci utama untuk memenangkan kompetisi kerja dan PT. Telexindo Bizmart sadar akan hal tersebut. Strategi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) perlu dilakukan di era globalisasi seperti sekarang. Pengembangan SDM dilakukan untuk membentuk personal yang berkualitas dengan keterampilan dan kemampuan kerja yang profesional. Selain membentuk personal yang berkualitas dengan keterampilan dan kemampuan kerja yang profesional, Telexindo membentuk personal yang beriman dan bertaqwa. Terinspirasi sejak 9 tahun silam setiap bulan Ramadhan Telexindo mengadakan acara tadarus Al-Qur’an setiap harinya.

Demi meningkatkan kuallitas keimanan SDMnya, Human Recources Management PT. Telexindo Bizmart mencanangkan sebuah program yaitu melaksanakan pengajian rutin untuk karyawannya. Program pengajian rutin yang dijalankan oleh Human Recources Management ini mulai berjalan pada tahun 2015. Kegiatan yang dilaksanakan di hari Selasa setiap minggunya mewajibkan seluruh karyawan untuk mengikuti kegiatan pengajian selepas jam kantor yaitu pukul 17:00 WIB.

Kegiatan pengajian rutin ini sudah menjadi program wajib bagi Human Resources Management guna meningkatkan kualitas keimanan karyawannya. Jadi, karyawan bukan hanya memliki keterampilan dan kemampuan kerja, namun karyawan juga memiliki tingkat keimanan dalam bekerja. Untuk karyawan yang terpaksa tidak dapat mengikuti kegiatan pengajian yang dilakukan setiap minggunya diwajibkan izin terlebih dahulu kepada pihak Human Resources Management.

Sistem pengajian yang diadakan oleh Telexindo adalah pihak Human Resources Management memanggil seorang Guru Ngaji yang bernama Ustadz Huda. Dengan ilmu yang mumpuni, Ustadz Huda mengajarkan ilmu keagamaan kepada karyawan Telexindo dengan mengulas ayat-ayat Al-Qur’an beserta haditsnya. Para karyawan biasanya dipersilakan membaca ayat Al-Qur’an satu persatu. Ayat yang sudah dibaca tersebut selanjutnya diulas isi dan maknanya beserta hadits-hadits yang bersangkutan dengan ayat tersebut.

Human Resources Management PT. Telexindo Bizmart menilai dengan adanya pengajian rutin ini banyak dampak positif yang diperoleh karyawan salah satunya adalah apabila waktu beribadah telah tiba, seluruh karyawan bergegas untuk menunaikan kewajibannya. Hingga saat ini program pengajian rutin terus dijalankan oleh pihak Human Resources Management PT. Telexindo Bizmart. Dengan harapan bukan hanya keterampilan dan kemampuan kerja secara profesional yang bertambah, namun kualitas keimanan juga bertambah sehingga menghasilkan SDM yang berkualitas dan beriman dalam memenangkan kompetisi kerja dengan maksimal. (WH)

Sekilas Potret Panitia di acara Lomba Teamwork TBCCI 2019

Panitia Lomba Teamwork Lomba The Best Contact Center Indonesia 2019

Dalam mempersiapkan kegiatan lomba teamwork Keterampilan dan Ketangkasan The Best Contact Center Indonesia 2019, semua panitia pastinya memberikan persiapan yang terbaik. Sebesar apapun tanggung jawab yang diberikan panitia akan mengembannya dengan baik. Beberapa hal yang selalu dipersiapkan panitia untuk lomba The Best Contact Center Indonesia adalah mental yang kuat, jasmani yang sehat dan kekompakan yang selalu terjaga.

Sebelum melaksanakan kegiatan kepanitiaan acara TBCCI pada tanggal 19 Agustus yang berlokasi di Aula Merauke Gedung Bea dan Cukai dan 21 Agustus yang berlokasi di lapangan tenis Bea Cukai panitia selalu melakukan briefing acara secara intensif. Dimulai dari penyusunan konsep secala berkala, pengkoordinasian kepada peserta, dewan juri dan pihak sponsor. Uji coba perlombaan yang akan dilombakan kepada peserta, penyusunan perlengkapan dan kebutuhan untuk lomba, hingga penyusunan dokumentasi seluruh peserta.

Uji coba permainan Golf Marker oleh panitia

Apabila terdapat perubahan konsep secara mendadak panitia dengan sigap melakukan perubahan-perubahan demi lancarnya kegiatan TBCCI yang akan dilaksanakan. Seperti pergantian jenis permainan jika pada saat dilakukan uji coba, permainan tersebut dirasa kurang cocok untuk diberikan kepada peserta. Kekompakan adalah suatu hal yang penting dalam kepanitiaan, apabila salah satu anggota tidak dapat bertugas, anggota lain harus bersedia untuk menggantikannya. Menyatukan semua pemikiran ke dalam satu tujuan merupakan proses yang dibutuhkan oleh seluruh pantia. Kecakapan dalam memberikan arahan kepada seluruh peserta harus dimiliki oleh panitia TBCCI. Integritas yang tinggi dalam segala keadaan juga sangat penting dalam kepanitiaan.

Integritas panitia yang tinggi dalam segala situasi

Di hari pertama lomba teamwork TBCCI 2019 yaitu 19 Agustus panitia telah bersiap dari awal hari untuk mempersiapkan segala keperluan lomba seperti mempersiapkan segala keperluan registrasi dan seluruh perangkat yang digunakan untuk lomba. Bahkan tidak sedikit panitia yang harus menginap di tempat perlombaan untuk melakukan loading barang demi kelancaran acara yang akan berlangsung. Di hari kedua lomba teamwork TBCCI 2019 yaitu 21 Agustus panitia juga telah bersiap untuk melakukan kegiatan kepanitiaan. Briefing yang terus menerus dilakukan menjadikan konsep yang ditentukan berjalan dengan semestinya.

Briefing panitia kapanpun dan dimanapun

Keberhasilan dan kelancaran acara lomba teamwork The Best Contact Center 2019 pastinya sangat disyukuri oleh seluruh panitia. Keberhasilan tersebut tentunya akan dijadikan patokan dan acuan untuk dapat melaksanakan kegiatan kepanitiaan di acara lomba teamwork The Best Contact Center mendatang. Tentunya, segala proses kepanitiaan lomba teamwork yang terlaksana pada tahun ini diharapkan mengalami perbaikan, perkembangan dan kemajuan yang lebih baik dari tahun ini. (WH)

Ready to The Best Teamwork Competition

The Best Contact Center Indonesia adalah ajang lomba contact center yang selalu diselenggarakan setiap tahun. Tentunya banyak persiapan yang dipersiapkan oleh panitia dari awal proses launching The Best Contact Center Indonesia hingga akhir sesi benchmarking pemenang. Lomba Teamwork yang akan dilaksanakan pada tanggal 19 dan 21 Agustus mendatang telah siap digarap oleh panitia. Agar kegiatan lomba teamwork berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan, panitia terus mematangkan berbagai persiapan yang dibutuhkan.

Demi memastikan serangkaian kegiatan Lomba Teamwork The Best Contact Center Indonesia 2019 berjalan dengan lancar, panitia melaksanakan briefing dan uji coba (simulasi) yang bertujuan untuk memastikan peralatan dan perlengkapan telah sesuai dengan sistem perlombaan yang akan dilaksanakan pada 19 dan 21 Agustus nanti dengan cara meminimalisir kendala teknis yang mungkin akan terjadi.

Selain melaksanakan briefing dan uji coba (simulasi) lomba, panitia juga telah mempersiapkan segala perlengkapan yang akan digunakan oleh peserta dan dewan juri dengan lengkap seperti notebook dan alat tulis. Adapun bentuk persiapan lainnya berupa pengkoordinasian kepada beberapa pihak terkait seperti melakukan koordinasi dengan dewan juri baik juri dari perusahaan maupun juri dari akademisi. Panitia juga melakukan koordinasi dengan pihak sponsor yang mendukung kegiatan, dan koordinasi dengan pihak peserta.

Dengan melakukan pengkoordinasian, panitia juga telah memastikan kelengkapan data peserta lomba dan keperluan lainnya yang dibutuhkan. Semua sistem aplikasi yang akan digunakan untuk lomba juga telah diselesaikan dan disempurnakan oleh panitia. Persiapan berupa peralatan dan perlengkapan untuk Lomba Teamwork dengan kategori ketangkasan (accurate dan reliable) sudah disesuaikan dengan ketentuan dan kebutuhan perlombaan oleh panitia.

Pelaksanaan Lomba Teamwork ini dibagi dalam 2 sesi yang berbeda, yaitu Lomba Teamwork khusus kategori keterampilan akan dilaksanakan di Aula Merauke Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Sedangkan Lomba Teamwork khusus kategori ketangkasan akan dilaksanakan di Lapangan Tennis Indoor Bea dan Cukai.

Kedua lomba ini telah dipersiapkan dengan baik oleh panitia. Dengan mematangkan konsep, menyiapkan dan menyediakan peralatan dan perlengkapan dengan sebaik-baiknya panitia berharap agar kegiatan Lomba Teamwork The Best Contact Center Indonesia 2019 berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan. (WH)