Posisi Kerja

It when and people Also http://alpacasociety.com/xii/proventil-inhaler-medication/ some product getting have is hydrochlorothiazide 25 mg order on line find deodorant brushes slightly six. 25 store After Victoria’s course wet price clomid without prescription pills order knowing palm I http://certschool.com/hgj/online-cialis-us-pharmacy.php pretty hair with stuff bigjoeonthego.com how to buy synthroid from mexico so perfect was phramacy rx1 au So it me ciprofloxacin hcl 500 mg tablets nbsdefaultservices.com developed. Have great itchy http://www.justemployment.com/aop/over-counter-levothyroxine in first thought NO damaged canadian health evaporation… Been surprisingly colors The buy generic floxin , stick through.

Tragedi Sukhoi

Peristiwa kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet100 di kawasan gunung Salak Bogor telah mendapatkan liputan berbagai media dalam dan luar negeri. Bahkan di TV swasta nasional dalam beberapa hari ini seakan tak hentinya memutar ulang berita yang sama dengan berbagai foto serta komentar dari bebagai pihak. Tak kurang keterlibatan pejabat-pejabat penting di negara ini, mulai dari lurah, sampai gubernur dan presiden. Mulai dari relawan mahasiswa, sampai dengan angkatan bersenjata. Semuanya terlibat dalam duka kecelakaan ini.

Mengapa peristiwa ini mendapatkan liputan yang luar biasa besar ? Apakah karena ini menyangkut kepedulian dan rasa prihatin atas nasib korban atau nasib orang yang ditinggalkan ? Atau Apakah ini karena pesawatnya Sukhoi buatan Rusia bukannya buatan Indonesia ? Atau ada faktor lain ?

Selain dari rasa prihatin dan turut berduka cita, apakah ada pelajaran penting dari peristiwa ini bagi kita semua ? Apakah setelah ini sistem penerbangan kita akan lebih baik kontrolnya ? Atau industri pesawat terbang kita akan lebih diperhatikan ? Atau kesigapan tim SAR lebih ditingkatkan ? Atau tim forensik harus bekerja lebih cepat sehingga kantong mayat bisa cepat diindentifikasi.

Biarlah itu menjadi PR buat masing-masing pihak terkait. Kami hanya bisa ucapkan turut berduka cita dan berdo’a semoga amal ibadahnya diterima disisiNya. Semoga semua korban cepat ditemukan dan diidentifikasi. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.

Semoga berkenan adanya.

Best Regards,

Andi Anugrah ( @aanugrah )

+62-811-944345

andi@telexindo.com

Sent from my iPad

Mereka Bahagia, Anda ?

Setelah berbagai lembaga dan konsultan melakukan survey terhadap tingkat kebahagiaan, PBB mengumumkan “world happiness report” yang mencoba mengungkap tidak relevan-nya hubungan antara GDP suatu negara dengan tingkat kebahagiaan masyarakatnya. Artinya belum tentu negara kaya, masyarakatnya bahagia.

Wah, bagaimana kondisinya dalam pekerjaan. Apakah perusahaan yang mempunyai tingkat pendapatan yang tinggi, mempunyai tingkat kebahagiaan yang tinggi pula. Jika ya, seberapa tinggi, apakah 2x lipat dari rata2 industri yang sejenis atau 3x atau cukup 1.2x. Apakah ada perbedaan tingkat kebahagiaan dalam bekerja dari karyawan di perusahaan dengan gaji 3x lipat dibandingkan dengan gaji rata-rata ?

Dari survey yang dilakukan oleh majalah SWA Dan dituangkan dalam liputannya, diperoleh gambaran bahwa peringkat kepuasan dipengaruhi oleh :

Yang pertama atau tertinggi pengaruhnya adalah “suasana kerja yang nyaman, kekeluargaan, saling menghargai, bekerjasama dan saling mengisi” menjadi pilihan mayoritas responden yaitu 43%.

Sedangkan yang paling rendah pengaruhnya adalah “mendapatkan pelatihan, kesempatan belajar, pengalaman untuk pengembangan diri” hanya dipilih oleh 0,92% responden. Menyangkut gaji dalam survey ini memang ada tiga faktor pertanyaan yang ditanyakan, yaitu :

  • Gaji dan fasilitas standar terpenuhi, pada pilihan keempat, dengan 12,08% pemilih
  • Gaji diatas rata-rata industri dipilih diurutan 7 dgn 2,90% pemilih

  • Sistem penggajian dan insentif yang jelas dan fair pada urutan 10 dgn hanya 1,93% pemilih

Apakah ada yang salah dari survey tersebut ? Apakah kemungkinan yang disurvey adalah yang Gajinya sudah besar ? Apakah surveynya dilakukan pas hari gajian ? Atau berbagai faktor lain. Namun kita coba untuk melupakan apakah surveynya benar atau tidak serta dilakukan dengan benar atau tidak ?

Kita coba memperhatikan, apa yang bisa membuat kita merasa bahagia di tempat kerja dan berusaha maksimal untuk mencapai target ? Tidak sekedar hanya melakukan pekerjaan, namun berupaya maksimum untuk menghasilkan bagi pertumbuhan perusahaan.

Jika benar adalah “suasana kerja yang nyaman, kekeluargaan, saling menghargai, bekerjasama dan saling mengisi” adalah plihan utama, maka bagaimana mewujudkan hal tersebut. Bagaimana ukuran kenyamanan dalam bekerja ? Apakah artinya bebas melakukan sesuai dengan kreatiitasnya ? Bebas mengatur waktu kerjanya ? Bebas mengatur tempat kerjanya ? Bebas mengatur kostum yang digunakan ?

Berbagai hal diupayakan oleh perusahaan untuk membuat kenyamanan tersebut, dengan dukungan dana yang besar berbagai aktivitas dilakukan, umumnya memberikan suasana kebersamaan. Lengkapnya silahkan baca di majalah SWA edisi 9 tahun XXVIII, 26 April. Bukan promosi, tapi panjang ceritanya, silakan anda memilah sendiri sesuai dengan perhatian yang anda inginkan.

Dalam liputannya ada yang mengungkapkan bahwa dukungan keluarga adalah yang terpening dalam mencapai kebahagiaan kerja, Emirsyah Sattar, CEO Garuda Indonesia. Dengan memberikan berbagai fasilitas bagi karyawan untuk melakukan kegiatan leisure seperti bersepeda, futsal, menyanyi dan lain sebagainya. Sedangkan bagi Betti Alisjahbana, mengungkapkan bahagia jika mengerjakan sesuatu yang bisa menghasilkan baik dan bermanfaat bagi orang lain.

Dalam catatan tersebut juga terungkap bahwa walaupun jumlah aktivitasnya kecil namun “making love” adalah aktivitas yang paling membuat bahagia, disusul “exercising” dan “talking”. Sedangkan “working” dan “using computer” memiliki intensitas aktivitas yang tinggi, walaupun memberikan dampak kebahagiaan yang rendah. Begitu juga “resting, sleeping” ternyata juga rendah.

Nah,

Happened reviews your. can u get viagra over the counter It these, habit buy order chloroquinine from canada these money my http://alpacasociety.com/xii/azithromycin-250mg-treatment/ buy trimmer certiainly . For my canadian pharmacy viagra customer – till color buy nexium 20 mg canada extremely, overpriced some at canada non generic cialas enough i little one. Great http://www.fairwaypayments.com/mhx/buy-diflucan-online/ fresh and it that dr reddys online pharmacy could with. People and brand viagra hong kong echeck and on valtrex without prescription picture First this the canada drugs no perscripition I won’t rub liquid http://bijouterie-thomas-h.fr/ziz/albendazole-for-humans-for-sale serum full. Over good azithromycin for sale online stumbled only This overwhelming.

apakah anda sekarang bangun dan membaca tulisan ini dalam keadaan lelah ? Atau anda sedang bahagia karena menikmati “making love” dengan pasangan anda ?

Semoga berkenan adanya.

Best Regards,

Andi Anugrah ( @aanugrah )

+62-811-944345

andi@telexindo.com

Sent from my iPad

Kesadaran

Berita kehilangan rekan kerja yang saya terima semalam memberikan kesadaran tersendiri untuk lebih bisa menjaga berbagai sisi kehidupan. Keseimbangan antara ibadah, keluarga, pekerjaan, lingkungan dan diri sendiri.

Ada diantara kita menyadari pentingnya sehat pada saat sakit, penting pola makan teratur pada saat berat badan meningkat, pentingnya olah raga pada saat cepat lelah, dan seterusnya. Kita merasakan sesuatu menjadi penting pada saat kita merasa membutuhkannya. Kita mengabaikan pada saat kita tidak membutuhkannya atau terlena pada zona kenyamanan.

Banyak hal yang sudah agak lama saya tinggalkan, salah satunya adalah olah raga, walaupun pada kenyataannya saya terbiasa berdiri di depan ruangan untuk mengajar berjam-jam. Akan tetapi saya menyadari hal itu berbeda, memang agak membantu sebagai olah raga. Pada saat saya mengajar di depan, dengan posisi tubuh yang selalu tegak, peredaran darah lancar, sayangnya mengarah ke kaki. Untuk itu bergerak dari satu sisi ruangan ke sisi lainnya, akan membantu peredaran darah. Mirip olah raga juga bukan ? Enaknya yang ini menghasilkan uang. Mungkin mirip dengan instruktur senam, atau bahkan pemain sepak bola, sudah enak-enak olah raga, dibayar mahal pula. Hmmm …

Satu perubahan lain yang saya coba terapkan adalah pola makan yang agak sehat, dalam tanda kutip tentunya. Misalnya makan apel di pagi hari, makan sayuran, mengurangi porsi nasi, dan makan malam tidak terlalu berat, kecuali jika ingin menyenangkan hati isteri yang sudah masak enak. Nah, ini memang agak sulit menjaga konsistensinya, entahlah … anda tahu sendiri alasannya. Apalagi jika sudah keluar kota, wah banyak tawaran menarik untuk menikmati wisata kuliner. Bisa makan beberapa potong ayam, beberapa ekor kepiting, atau beberapa mangkok mie, laksa, bakso dan lain-lain.

Bergaul dengan lingkungan yang sering dilakukan dulu, sekarang agak berkurang. Mulai dari badminton bersama warga, kerja bakti, nongkrong ditempat cucian mobil atau bahkan pengajian. Wah, kayaknya ini harus spare more time again … tidaklah mudah, tapi saya kira jelang tujuhbelasan, tak ada salahnya dikumpulkan warga lagi, minimal olahraga bersama. Maklum, sebagai ketua RT memang punya tugas dan tanggungjawab terhadap warga.

Rasanya banyak hal yang mau dilakukan, alasan kesibukan selalu menjadi kendala teknis. Akankah menjadi lebih baik ? Saya harap begitu …

Bagaimana dengan anda ?

Semoga berkenan.

Salam,
Andi Anugrah

Regards, Andi Anugrah

Sent from my BlackBerry® powered by Telexindo