Presentasi Itu Mudah

Bagi yang belum pernah melakukannya atau jam terbang yang kurang, presentasi seperti sebuah momok. Terkadang hal-hal yang sudah dipelajari sebelumnya tiba-tiba menghilang saat berhadapan dengan audiens. Namun jika seseorang yang baru akan meningkatkan skill presentasi mengetahui hal-hal apa saja yang harus dilakukan saat presentasi dan segala persiapannya, niscaya melakukan presentasi itu mudah.

Training bertajuk Upgrade Your Presentation Skill kembali diadakan di Graha Seti pada Senin lalu (27/3). Training yang dibawakan oleh Mubyar Nur Khaliq dihadiri oleh sejumlah peserta dari PT. Nutricia Indonesia Sejahtera, PT. VADS Indonesia, PT. Pertamina (Persero), PT. Bumi Serpong Damai, Tbk., Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, PT. Supra Primatama Nusantara (Biznet), PT. Swakarya Insan Mandiri, PT. Bank OCBC NISP, Tbk., PT. Adi Sarana Armada (Assarent), dan PT. Sarihusada Generasi Mahardhika.

Sesi pertama diisi dengan perkenalan yang dilakukan oleh trainer juga oleh seluruh peserta. Kegiatan ice breaking juga dilakukan untuk membuat seluruh peserta lebih rileks dan akrab. Memasuki materi pertama yaitu mempersiapkan presentasi. Peserta belajar lebih jauh tentang teknik dasar membuat materi presentasi. Peserta praktek secara langsung mulai dari menyiapkan materi presentasi, peralatan presentasi, hingga membuka presentasi dengan baik dan memberikan kesan bagi audiens.

Setelah coffee break, peserta memasuki sesi kedua yaitu membangun kepercayaan diri saat melakukan presentasi di podium. Peserta diajak untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan diri saat melakukan presentasi. Semuanya dilakukan sejak sebelum presentasi dimulai hingga selesai, bahkan kepercayaan diri saat menghadapi pertanyaan dari audiens. Sesi kedua ditutup dengan presentasi yang dilakukan oleh Riski, peserta dari Bank OCBC NISP.

Selepas istirahat siang, peserta kembali memasuki ruang training dan bersiap untuk materi selanjutnya. Namun sebelum itu, peserta diajak untuk melakukan ice breaking dengan bertanya satu sama lain, berhitung, dan menulis nama di kertas. Materi selanjutnya adalah tentang bagaimana mengajukan pertanyaan kepada audiens dan juga menjawab pertanyaan dari audiens. Peserta juga melakukan praktek secara langsung untuk mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan dengan baik dan benar.

Materi terakhir adalah tentang bagaimana menutup presentasi dengan baik dan memberikan dampak terhadap audiens. Selain mendapatkan materi, peserta juga melakukan praktek secara langsung. Seluruh sesi diakhiri dengan presentasi yang dilakukan oleh seluruh peserta. (MZ)