Ujian Online Certified Contact Center Agent

Ujian Online Certified Contact Center Agent

Bertepatan di Hari Ulang Tahun yang ke 12, pada tanggal 8 Agustus 2020,  PT Telexindo Bizmart mengakhiri rangkaian Free Training Certified Contact Center Agent yang telah terselenggara selama 3 sesi. Kegiatan Free Training CCCA yang biasa dilakukan di hari Sabtu, pagi ini serentak dilaksanakan Ujian Online yang diikuti oleh beberapa peserta terpilih dari berbagai perusahaan.

Dari sekitar 300 peserta yang mengikuti Free Training ini, hanya ada 100 peserta terpilih untuk mengikuti ujian dan 89 peserta telah menyelesaikan ujian yang diberikan. Peserta meakukan ujian secara online menggunakan aplikasi yang telah disediakan oleh tim Telexindo. Peserta yang lulus dalam ujian tersebut adalah peserta yang mendapatkan hasil atau minimum nilai 70. Dengan nilai minimum 70 peserta akan mengikuti Ujian Praktek yang dilaksanakan setelah ujian online selesai.

Peserta yang aktif dalam kegiatan Training Online ini mendapatkan e-certificate dari PT Telexindo Bizmart dan bagi yang lulus mendapatkan sertifikat Certified Agent dari Indonesia Contact Center Association atau ICCA.

Bagi peserta yang telah lulus ujian online, dihubungi secara langsung melalui Whatsapp Call oleh para QA Telexindo Bizmart untuk melakukan ujian praktek. Rangkaian ujian yang terlaksana selama kurang lebih 3 jam ini mendapatkan antusias yang sangat luar biasa dari para peserta.

Bagi seluruh peserta yang sudah berusaha untuk memberikan yang terbaik dalam kegiatan Certified Contact Center Agent ini, Telexindo mengucapkan terima kasih atas segala partisipasinya. Selamat kepada yang telah lulus dalam ujian kali ini, dan selalu semangat untuk terus belajar bagi peserta yang belum lulus. Semoga dengan diselenggarakan Free Training Online ini, ilmu yang disampaikan dapat diterapkan dan selalu bermanfaat dalam operasional dengan baik. (WH)

Ulang Tahun

Menjalankan bisnis selama 15 tahun bersama Telexindo merupakan proses belajar secara berkesinambungan. Banyak hal yang telah dilalui bersama bisnis ini, mulai dalam menulis buku, membuat modul pelatihan, sampai dengan menjadi konsultan berbagai contact center. Disini berlatih secara nyata proses dalam melakukan penjualan, negosiasi, sampai dengan melaksanakan kewajiban sesuai kontrak.

Dengan Telexindo saya belajar membangun tim dan bisnis, dari 3 karyawan menjadi 500 karyawan. Dari 1 klien menjadi 2 dan kemudian menjadi puluhan, bahkan ratusan. Tak mudah merintis bisnis dengan semua keterbatasan yang kami miliki. Mengandalkan kemampuan dan keunikan dari jasa yang ditawarkan, sehingga pelanggan merasa mendapatkan solusi atas permasalahan mereka. Saya selalu meyakini bahwa bisnis jasa membutuhkan kepercayaan yang tinggi dan harus ada yang berbeda dari solusi yang kami berikan.

Selama 13 kali lomba The Best Contact Center Indonesia telah terlaksana dengan kerjasama yang tidak mudah dari semua karyawan Telexindo. Banyak proses yang telah dilakukan, mulai dari persiapan, pelaksanaan lomba sampai dengan malam penghargaan dan benchmarking. Hal ini berlangsung terus menerus setiap tahun, seperti siklus yang tak berhenti. Ketika selesai lomba tahun berjalan, maka berselang 2-3 bulan kemudian akan kembali sibuk dengan persiapan lomba tahun berikutnya.

Diantara semua kesibukan memberikan pelatihan dan konsultansi, masih sempat mengembangkan sisi lain dalam bisnis. Khususnya dalam manajemen tenaga kerja. Sebagai salah satu pemain dalam penyedia jasa tenaga kerja contact center, maka tantangan terbesar yang dihadapi adalah membuktikan bahwa kami mampu mewujudkan manajemen yang kami ceritakan dalam pelatihan. Kami berupaya Telexindo mampu memberikan cara pengelolaan tenaga kerja yang berbeda. Membuktikan bahwa kami menangani tenaga kerja yang kami tempatkan dengan baik.

Nah, kenapa hari ini menjadi hari ulang tahun Telexindo yang ke-12. Walaupun sebenarnya memulai bisnis Telexindo pada tahun 2005. Dalam situasi dan pengalaman yang sangat minim dalam berbisnis. Layaknya kami membuka toko saja dan tidak ada kepikiran bahwa karyawan yang bekerja dalam Telexindo akan menjadi banyak. Kami hanya mau menyediakan pelatihan, konsultansi dan penerbitan buku. Hal ini sesuai dengan kompetensi pemilik Telexindo. Kami hanya ingin merasakan punya perusahaan seperti orang lain. Bisa menyalurkan kreativitas kami dan bisa pensiun dini.

Setelah memulai sebuah inisiatif dengan menggelar The Best Call Center Indonesia 2007. Setelah 2 tahun menjalani bisnis dengan berbagai masalah timbul. Yang akhirnya kami memutuskan meninggalkan kenangan tersebut dan menjalani sebagai bisnis baru tahun 2008. Bertepatan dengan eforia 08-08-08, kami memutuskan mendaftarkan diri sebagai entitas bisnis yang baru dan berbeda, namanya menjadi Telexindo Bizmart. Kami ingin menjadikan bisnis Telexindo yang smart. Semangat bisnisnya sudah berbeda dalam format dan rencana bisnis. Untuk kami menggunakan 2008 sebagai awal bisnis baru Telexindo. Sekaligus tahun itu, kami mengganti istilah call center dalam lomba menjadi The Best contact center Indonesia.

Pada intinya, membangun bisnis adalah proses belajar yang berkesinambungan, butuh kreativitas, komitmen, semangat dan kerjasama. Pada saat kita harus memutuskan untuk melangkah, ada peluangnya dan selalu ada potensi resikonya. Namun perubahan hanya terjadi, jika kita berani bertindak. Berupaya maksimal mencapai hasil terbaik, tentunya tetap berdoa, karena berhasil atau tidak, merupakan kewenangan Allah SWT Yang mahakuasa.

Dalam menjalani semua proses ini, harus berjalan beriringan untuk mempersiapkan regenerasi, menyiapkan talent-talent terbaik yang berkomitmen untuk melanjutkan semua karya yang telah dirintis. Mempersiapkan karyawan, membangun kompetensi, melatih kemampuan, memberikan tugas dan kewenangan serta melepas mereka melakukan yang terbaik.

Terima kasih buat semua karyawan, rekan kerja dan juga pelanggan yang telah memberikan kepercayaan kepada Telexindo. Berikan masukan kepada kami dan berikan kesempatan kepada kami untuk melakukan yang terbaik.

Semoga berkenan adanya. #CelotehPagi (AA)