Telexindo-logo

Celoteh Pagi: Dampak Pelatihan

hero
Annisa N Fauzi
·
28/11/2022

28 November 2022 – Semangat pagi, pernahkah Anda mengikuti suatu kegiatan, seperti workshop, seminar, rapat kerja atau training? Yang mana selama kegiatan berlangsung, Anda diajak untuk berpikir banyak tentang pengembangan yang ingin Anda lakukan. Tentunya pernah kan? Kalau belum pernah, cobalah sesekali menyempatkan diri hadir pada suatu pertemuan.

Bulan November ini, saya membawakan dua kelas pelatihan publik, yang pertama untuk Team Leader dan kedua untuk Quality Assurance. Kedua training ini dirancang khusus untuk praktisi contact center, baik yang baru maupun yang sudah lama bekerja. Peserta saya ajak untuk mempelajari dan kemudian mempraktikkan berbagai hal yang dapat mengembangkan potensi contact center. Tentunya berharap bahwa kegiatan akhir pekan tersebut bisa memberikan pandangan yang lebih baik dalam pengembangan contact center.

Pada kesempatan belajar bersama Team Leader, saya mengajak peserta menjelaskan daftar tugas yang harus dikerjakan. Ada tugas yang harus diprioritaskan, ada yang harus ditunda atau direncanakan, ada tugas yang bisa didelegasikan atau ada juga tugas yang harus dikurangi. Dengan demikian, bisa menunjukkan tugas yang mampu memperlihatkan peranan seorang Team Leader. Nah, jangan sampai kita sibuk, tetapi tidak kelihatan hasilnya. Untuk itu, kita harus memahami tugas yang bisa mendapatkan perhatian dan bermanfaat bagi pelayanan contact center.

Pada kesempatan berikutnya, saya mengajak Quality Assurance untuk melakukan aktivitas menyusun parameter kualitas. Kemudian kita praktikkan untuk digunakan dalam menilai kualitas suatu pelayanan. Ternyata tidak semua peserta menggunakan parameter yang mereka baru saja susun, mereka masih terjebak dengan persepsi yang mereka bawa dari keseharian mereka. Yah, memang tidak mudah mengubah dalam waktu singkat. Namun, dari praktik yang dilakukan bahwa menyusun parameter, melakukan penilaian, melakukan kalibrasi, dan juga membuat laporan kualitas ternyata butuh latihan.

Terkadang dalam setiap pelatihan yang kita ikuti, ada perbaikan yang kita ingin lakukan setelah kembali ke kantor. Namun, tidak sesederhana itu karena di kantor ada yang lebih berwenang menentukan, mungkin ada manager atau supervisor serta harus mengikuti keinginan pimpinan. Membawa konsep yang kita pelajari pada saat pelatihan untuk diaplikasikan tentunya tidaklah mudah, kita perlu menyakinkan bahwa perubahan yang kita inginkan dapat diterapkan beserta dampaknya.

Terkadang ada yang merasa bahwa yang telah dipelajari tidak sesuai dengan lingkungan kerjanya, padahal pada saat pelatihan mereka tampak cocok dengan metode yang disampaikan trainer. Ada juga yang mampu menggunakan materi pelatihan untuk diterapkan pada operasional contact center. Ada yang mendapatkan wawasan baru dalam menjalankan pekerjaan. Ada yang lebih fokus pada tujuan yang ingin dicapai, begitu juga ada yang mampu keluar dari zona nyaman rutinitas pelayanan. Hal inilah yang diharapkan setiap trainer dari peserta yang mengikuti pelatihan, ada dampak yang secara langsung bisa diterapkan. Menjadikan materi yang dipelajari, waktu yang digunakan selama pelatihan, dan juga kebersamaan dengan orang lain menjadi kegiatan yang bermanfaat.

Ada kiat yang bisa digunakan supaya materi yang dipelajari bisa diterapkan, yaitu keinginan untuk berbagi. Bagi peserta pelatihan secara proaktif membuat poin penting yang dapat diterapkan. Kemudian diberikan kesempatan untuk menyampaikan materi yang telah dipelajarinya dan rencana penerapan. Bagi pimpinan, mereka hanya memberikan kesempatan untuk mempraktikkan dalam lingkup yang kecil, anggap saja sebagai uji coba dalam laboratorium. Jika berhasil, bisa diterapkan dalam lingkup yang lebih luas. Nah, dengan demikian pelatihan akan memberikan hasil yang maksimal.

Selamat mencoba materi pelatihan yang telah dipelajari. Tentunya selalu ada pengalaman selama belajar dalam kegiatan pelatihan yang dapat diterapkan. Sebaik-baiknya materi pelatihan adalah yang dapat diterapkan dalam pekerjaan dan memperbaiki kinerja. Jika pada akhirnya tidak bisa diterapkan, anggap saja pelatihan sebagai sarana untuk mengenal cara orang lain bekerja dan perbandingan kinerja. Mengenal hasil kinerja orang lain akan membuat kita bisa menghargai hasil kerja kita.

Tetap semangat, teruslah belajar, pastikan punya kesempatan untuk menerapkan. Pagi ini, saya kembali menyempatkan menulis, disela berbagai laporan yang harus dituliskan. Ternyata semakin banyak yang kita tulis, maka banyak pula yang saya pelajari. Semoga tetap sehat dan bahagia. (AA)

%d bloggers like this: