Rutinitas Briefing

Apa pentingnya suatu briefing bagi team dalam suatu organisasi ? Kenapa satpam setiap hari melakukan apel pagi atau apel pulanb ? Kenapa pramusaji restoran harus kumpul sebelum memulai pekerjaan ? Kenapa pemain sepak bola selalu briefing di ruang ganti sebelum bertanding ? Atau sejumlah pekerjaan lainnya yang mengharuskan melakukan briefing sebelum memulai suatu kegiatan.

Itulah saatnya pemimpin tim menyampaikan harapan, informasi terbaru, serta hal-hal yang harus diperhatikan. Ada kalanya hal yang sama disampaikan setiap hari, seperti halnya ketika kita akan terbang, pramugari akan menyampaikan prosedur evakuasi. Briefing membantu tim untuk mengingat hal-hal yang harus menjadi perhatian. Ada kalanya terasa membosankan, sehingga berbagai kegiatan dilakukan untuk menarik minat anggota tim mengikuti proses briefing dengan baik. Sekaligus menghindari adanya pesan yang tidak tersampaikan.

Seberapa sering anda briefing dengan tim anda ? Apakah setiap hari, atau seminggu sekali, atau bahkan sebulan sekali ? Ada yang melakukan safety briefing, setiap kali sebelum melakukan meeting di suatu ruangan. Memberikan petunjuk hal-hal yang harus diperhatikan selama berada dalam ruangan tersebut. Kebiasaan ini biasanya dilakukan di hotel tertentu, atau kantor yang sangat peduli pada aspek safety.

Suatu proyek yang dijalankan memerlukan kesamaan persepsi untuk itu dilakukan briefing sebelum mulai pelaksanaan. Anggota tim yang tidak memperhatikan briefing akan sulit melakukan koordinasi, karena mereka mempunyai pemikiran sendiri. Pimpinan yang sulit menyampaikan harapan dan perhatiannya, maka akan sulit juga mendapatkan dukungan dari anggota tim. Suatu proses komunikasi dua arah yang mengharuskan pimpinan dan anggota tim berkomunikasi dengan baik.

Membiasakan tim untuk melakukan briefing merupakan budaya pada suatu unit kerja atau perusahaan atau organisasi. Dimulai dari struktur yang paling kecil sampai dengan yang paling besar. Adanya pidato yang disampaikan dalam setiap kegiatan diharapkan memberikan hal-hal penting yang menjadi perhatian sekaligus menyampaikan harapan pimpinan atas kinerja yang harus dicapai.

Seseorang yang mau menjadi pemimpin harus bisa melatih dirinya melakukan briefing atau menyampaikan pidato atau paling tidak berbicara depan beberapa orang. Sekali, dua kali dan selanjutnya berkali-kali anda melakukannya, sehingga menemukan pola briefing yang terstruktur dalam menyampaikan pesan. Suatu proses belajar yang membutuhkan latihan atau praktek, sehingga anda menemukan bahwa proses komunikasi membutuhkan response dari penerima pesan.

Nah, coba tanya diri anda, kapan anda terakhir mengikuti briefing ? Pesan apa yang anda terima ? Apakah briefing membantu anda lebih baik ?

Mau tahu pendapat orang lain, silakan berikan pendapat anda disini :

https://www.surveymonkey.com/r/97678DP

Apakah Kemampuan Presentasi Anda Sudah Baik?

Apakah Kemampuan Presentasi Anda Sudah Baik?

Kemampuan presentasi menjadi suatu hal yang harus dimiliki dan dikuasai dengan baik oleh siapa saja. Kita semua sudah melakukan kegiatan ini sejak duduk di bangku sekolah. Namun apakah presentasi yang kita lakukan selama ini sudah cukup baik?

Hal yang esensial dari presentasi adalah materi presentasi. Apa yang akan dipresentasikan jika tidak ada materinya? Jadi, menyiapkan materi presentasi dengan baik juga perlu dilakukan.

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan agar dapat menghasilkan materi presentasi yang baik. Pertama adalah menggali ide, lalu ide tersebut disusun dalam sebuah struktur untuk kemudian dikembangkan menjadi materi. Materi yang disusun juga harus sesuai dengan tujuan presentasi dan audiens yang dihadapi.

Ketika materi sudah disusun dengan urut dan rapi, maka langkah selanjutnya adalah membuat desain slide presentasi. Banyak hal yang perlu diperhatikan dalam membuat desain slide presentasi. Namun yang utama adalah disusun berdasarkan urutan kronologis sesuai materi, singkat, padat, dan menarik. Perlu diingat bahwa slide presentasi adalah alat bantu untuk menyampaikan materi, jadi tidak perlu memuat detail materi dengan panjang lebar.

Presentasi akan berjalan dengan lancar apabila presenter melakukan latihan, latihan, dan latihan. Latihan bisa dilakukan di mana saja, yang penting terbiasa untuk menyampaikan presentasi. Latihan dapat membuat presenter lebih menguasai materi, tidak sekadar menghafalkan. Selain itu latihan presentasi juga dapat dengan mudah untuk menyesuaikan timing, cara berbicara, penggunaan gestur, dan meningkatkan rasa percaya diri.

Dua hal penting lainnya selain mempersiapkan materi dan berlatih adalah mengetahui penggunaan alat dan aplikasi untuk mempresentasikan materi serta menjaga stamina agar prima saat melakukan presentasi. Dua hal tersebut penting agar melakukan presentasi jadi jauh lebih siap.

Banyak hal mendetail lainnya yang perlu dipelajari dan dipraktekkan agar dapat melakukan presentasi dengan baik. Untuk itu PT. Telexindo Bizmart mengadakan pelatihan Upgrade Your Presentation Skill yang akan diadakan pada 10 Oktober 2017. (MZ)

Presentasi Itu Mudah

Bagi yang belum pernah melakukannya atau jam terbang yang kurang, presentasi seperti sebuah momok. Terkadang hal-hal yang sudah dipelajari sebelumnya tiba-tiba menghilang saat berhadapan dengan audiens. Namun jika seseorang yang baru akan meningkatkan skill presentasi mengetahui hal-hal apa saja yang harus dilakukan saat presentasi dan segala persiapannya, niscaya melakukan presentasi itu mudah.

Training bertajuk Upgrade Your Presentation Skill kembali diadakan di Graha Seti pada Senin lalu (27/3). Training yang dibawakan oleh Mubyar Nur Khaliq dihadiri oleh sejumlah peserta dari PT. Nutricia Indonesia Sejahtera, PT. VADS Indonesia, PT. Pertamina (Persero), PT. Bumi Serpong Damai, Tbk., Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, PT. Supra Primatama Nusantara (Biznet), PT. Swakarya Insan Mandiri, PT. Bank OCBC NISP, Tbk., PT. Adi Sarana Armada (Assarent), dan PT. Sarihusada Generasi Mahardhika.

Sesi pertama diisi dengan perkenalan yang dilakukan oleh trainer juga oleh seluruh peserta. Kegiatan ice breaking juga dilakukan untuk membuat seluruh peserta lebih rileks dan akrab. Memasuki materi pertama yaitu mempersiapkan presentasi. Peserta belajar lebih jauh tentang teknik dasar membuat materi presentasi. Peserta praktek secara langsung mulai dari menyiapkan materi presentasi, peralatan presentasi, hingga membuka presentasi dengan baik dan memberikan kesan bagi audiens.

Setelah coffee break, peserta memasuki sesi kedua yaitu membangun kepercayaan diri saat melakukan presentasi di podium. Peserta diajak untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan diri saat melakukan presentasi. Semuanya dilakukan sejak sebelum presentasi dimulai hingga selesai, bahkan kepercayaan diri saat menghadapi pertanyaan dari audiens. Sesi kedua ditutup dengan presentasi yang dilakukan oleh Riski, peserta dari Bank OCBC NISP.

Selepas istirahat siang, peserta kembali memasuki ruang training dan bersiap untuk materi selanjutnya. Namun sebelum itu, peserta diajak untuk melakukan ice breaking dengan bertanya satu sama lain, berhitung, dan menulis nama di kertas. Materi selanjutnya adalah tentang bagaimana mengajukan pertanyaan kepada audiens dan juga menjawab pertanyaan dari audiens. Peserta juga melakukan praktek secara langsung untuk mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan dengan baik dan benar.

Materi terakhir adalah tentang bagaimana menutup presentasi dengan baik dan memberikan dampak terhadap audiens. Selain mendapatkan materi, peserta juga melakukan praktek secara langsung. Seluruh sesi diakhiri dengan presentasi yang dilakukan oleh seluruh peserta. (MZ)

Asah Kemampuan Presentasi

Semua orang bisa mengemukakan pendapatnya, salah satunya adalah dengan presentasi. Namun bagaimana cara berbicara di depan umum dan menyampaikan presentasi dengan efektif? Kemampuan untuk berbicara di depan umum dan presentasi dengan efektif membutuhkan latihan yang terus menerus.

Kemampuan presentasi membantu seseorang untuk menyampaikan pendapat secara runtut dan terarah. Selain itu, presentasi yang efektif serta keterampilan berbicara di depan umum kini menjadi penting di dalam bisnis, penjualan, pelatihan, atau untuk mengikuti lomba tertentu. Maka dari itu, Telexindo menyelenggarakan pelatihan Upgrade Your Presentation Skill yang diadakan hari ini (27/2) di Graha Seti.

Peserta yang hadir sejumlah 22 peserta yang berasal dari 22 perusahaan yang berbeda pula. Mubyar Nur Khaliq selaku trainer menyapa seluruh peserta dan memperkenalkan diri. Peserta juga diminta untuk memperkenalkan dirinya masing-masing. Kegiatan ice breaking juga dilakukan agar peserta rileks dan lebih akrab satu sama lain.

Setelah sesi pembukaan, Mubyar mengawali sesi pertama dengan materi tentang Preparing the Presentation. Materi ini mempelajari tentang teknik dasar membuat materi presentasi. Hal yang harus menjadi perhatian bagi para presenter adalah 3Y yang merupakan kependekan dari Your Audience, Your Venue, and You. Your Audience mengharuskan presenter untuk mengetahui karakter audience. Setelah mengetahui karakter audience, dapat diketahui cara yang tepat untuk menyampaikan informasi. Kedua adalah Your Venue yang mengharuskan presenter mengetahui “panggung” agar dapat mengatur aksi panggung serta interaksi dengan audience. Terakhir adalah You, maksudnya adalah kesiapan diri sendiri. Bagian paling esensial dari mempersiapkan diri sendiri adalah presentation material.

Setelah materi pertama berakhir, peserta ditantang untuk menyusun slide presentasi yang berhubungan dengan perusahaan atau pekerjaan masing-masing. Tidak hanya menyusun saja, beberapa peserta juga diminta untuk mempresentasikan hasilnya. Bagaimana kelanjutan pelatihan ini? Tips apa lagi yang akan dipelajari oleh peserta? Stay tune! (MZ)