Keluarga Karyawan

Ketika jadwal sangat padatnya dan ada keluarga yang membutuhkan perhatian, maka jadilah inisiatif untuk melaksanakan family gathering. Mengingat jadwal kosong yang tersedia sangat terbatas, maka digunakan waktu yang singkat untuk melaksanakan kegiatan. Acara bareng keluarga karyawan dikemas dan segera diputuskan anggarannya.

Tempat yang dipilih tidak jauh yaitu Sentul, dengan harapan semua karyawan bisa ikut dan jarak yang lebih dekat. Hasilnya panitia bergerak cepat dalam semalam bisa melakukan konfirmasi tempat dan jadwal semua kegiatan. Maklum tim Telexindo sudah terbiasa dengan mengatur event, jadi ini bukanlah hal yang sulit dilakukan.

Pagi yang cerah di hari Sabtu, keluarga demi keluarga berdatangan. Yang punya suami atau isteri, tak lupa datang dengan keluarganya. Keceriaan dan kebersamaan segera mencair dengan berbagai kegiatan bersama yang dilakukan. Acara pertama adalah makan siang bersama dengan menu prasmanan, yang dilanjutkan dengan check in hotel untuk istirahat sejenak.

Jelang sore, keluarga berkumpul kembali dan melakukan berbagai aktivitas. Ada yang mengikutkan anaknya lomba mewarnai, ada juga yang bermain ayunan, serta ada yang tanding futsal. Terlihat kelompok karyawan pria dan suami karyawan bergabung dalam futsal yang dilakukan di lapangan hotel. Sore yang mendung sangat mendukung olah raga bersama ini, sehingga waktu berlalu dengan cepatnya.

Acara ditutup dengan perkenalan semua anggota keluarga. Masing-masing karyawan diberikan kesempatan memperkenalkan keluarganya. Mulai dari Andi Anugrah sebagai direktur Telexindo, selanjutnya Anita Rizqiana dan Marlia EP sebagai Manager di Telexindo serta semua karyawan lainnya. Acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba mewarnai.

Malam harinya masih ada acara makan malam dengan hidangan barbeque berupa ayam, daging, udang, sosis dan cumi-cumi. Diiringi musik yang lembut suasana makan malam terasa akrab, tak lupa karyawan yang bisa menyanyi mempersembahkan lagu spesial buat semua anggota keluarga.

Malam semakin larut dan berharap acara ini menjadi acara yang berkesan bagi karyawan dan keluarga karyawan Telexindo. Masih ada acara esok yang menanti sebelum kesibukan mempersiapkan lomba The Best Contact Center Indonesia 2018. (AA)

Potensi Waktu Luang

Tiba-tiba saya ingin menuliskan kisah ini, mengungkapkan bagaimana pandangan saya dalam menggunakan waktu luangnya. Saya tidak ingin menilai apakah cara orang lain berbisnis salah atau tidak. Hanya ingin menjadikan pengalaman ini, sebagai sesuatu yang dibagi dan berharap bahwa itu akan bermanfaat.

Sewaktu awal memasuki dunia kerja, saya diajak rekan untuk berbisnis MLM (Multi Level Marketing). Pada saat itu karir saya sudah bisa dikatakan stabil sebagai karyawan tetap pada perusahaan multi nasional. Ada beberapa kali mengikuti sesi presentasi bisnis dari MLM berbeda dan tidak perlu disebutkan namanya. Tentunya menarik, karena banyak sesi motivasi yang membangun semangat kita. Beberapa tahun saya jalankan dan membangun jaringan, ternyata saya kurang cocok dengan bisnis model ini.

Beberapa model MLM juga sempat dicoba, tapi tetap saja tidak bisa berkembang. Uang yang sudah dibelanjakan sudah banyak, poin dan jaringan sudah ada, tapi hasil tidaklah sesuai harapan. Saya yakin bukan pada sistem MLMnya yang salah, namun cara saya menjalaninya yang kurang tepat. Kemudian saya mulai mencari esensi bahwa apa yang dicari dalam MLM ? Uang, jabatan atau level, rumah atau mobil mewah dan seterusnya.

Dengan menghabiskan banyak waktu luang yang seharusnya saya gunakan untuk keluarga, membangun kompetensi diri, membangun bisnis dan juga keuangan. Saya harus memutuskan pilihan untuk fokus bekerja, juga kuliah dan saya ingin bangun pengetahuan dan keterampilan yang saya miliki, supaya bisa lebih berkembang.

Saya yakin suatu saat, tanpa bisnis sampingan, saya juga bisa berkembang dan berhasil. Itulah cara saya memotivasi diri seperti halnya para upliner MLM memotivasi downline-nya. Dengan memfokuskan diri pada keahlian yang selama ini kita miliki dan mengembangkan diri dengan keahlian tersebut, maka suatu saat bermanfaat.

Saya pikir memulai sesuatu yang baru dengan MLM memang bukan pilihan yang tepat bagi saya dalam mencari uang tambahan di kala waktu luang. Sebaliknya saya harus gunakan waktu luang saya untuk mengembangkan diri pada perusahaan yang saya tempati bekerja. Dengan begitu saya punya bekal lebih banyak dan bisa saya gunakan, sesuai dengan peluang yang ada.

Seiring dengan waktu, kemampuan yang saya miliki di bidang contact center berkembang dan mulailah meyakinkan diri untuk memulai bisnis pelatihan. Saya tidak langsung keluar dari perusahaan, akan tetapi masih menggunakan sedikit waktu luang untuk aktivitas mengajar tersebut. Saya pun melihat sedikit peluang untuk berkembang disana. Saya yakin bahwa dengan memberdayakan semua potensi yang saya miliki, Insya Allah akan berhasil.

Waktu luang yang lebih banyak pada saat berbisnis, digunakan untuk menulis, menjalin kerjasama, melatih dan berbagai hal. Tak dipungkiri, banyak godaan untuk kembali bekerja pada saat pemasukan perusahaan sedang sepi. Namun semua itu bisa ditangani dengan semakin sibuknya dalam berbagai kegiatan.

Dari waktu ke waktu, saya semakin menyadari bahwa waktu luang pada saat berbisnis lebih sedikit, banyak tersita untuk berbagai aktivitas. Mengajar, menulis, merancang, mengelola perusahaan, termasuk membimbing anak-anak dan mengurus organisasi. Semuanya butuh perhatian dan saya harus mengkombinasikan semua itu, supaya tetap menjadi kegemaran.

Saya rasa menikmati semua proses dan dinamika dalam bekerja serta mengisi waktu luang adalah suatu hal yang harus kita syukuri. Tak peru menyalahkan orang lain dalam bisnisnya, cukup kita fokus menjalankan pekerjaan kita dan membangun kemampuan kita. Gunakan waktu luang untuk membangun diri, sehingga apapun yang kita kerjakan, suatu saat akan bermanfaat.

Pernah juga saya coba berjualan ke rekan kerja, berbagai macam, akan tetapi hanya sebagai selingan dan cara untuk menjalin hubungan. Hasilnya tidak banyak, mungkin cara menyukurinya yang kurang. Yang ini hanya untuk menutupi perputaran uang tabungan atau bahkan cenderung menguras tabungan saja. Yang jelas semua pengalaman itu berharga dalam mengarungi bisnis yang sebenarnya. (AA)

Jaga Semangat Kerja Agar Tetap Jadi Jawara

Terkadang dalam bekerja ada masa bosan, lelah, atau tidak bersemangat dengan berbagai macam alasan. Hal seperti ini tentu dapat dialami oleh pekerja contact center. Ketika tidak semangat, kinerja dapat mengalami penurunan yang berakibat apa yang menjadi motivasi dan mimpi-mimpi di awal kandas di tengah jalan. Untuk itu, perlu dilakukan hal-hal agar tetap semangat dalam bekerja. Bagaimana cara agar kita tetap semangat setiap hari, bahkan setiap saat?

Dalam bukunya, Live Your Dreams, penulis Les Brown memaparkan bagaimana seseorang bisa menjaga semangatnya agar tetap “lapar” sehingga terus termotivasi.

– Sadari tanggung jawab terhadap diri sendiri. Banyak orang yang selalu memposisikan dirinya sebagai orang yang pantas dibantu. Hidupnya bergantung pada orang lain. Kondisi ini sering melemahkan. Agar tetap termotivasi, ubah pikiran. Yakinkan bahwa sukses tidaknya kita itu tanggung jawab kita sendiri. Tak ada pertolongan bagi kita selain pertolongan diri kita sendiri. Dengan cara ini, ada atau tidak ada bantuan orang lain kita tetap semangat mengejar mimpi kita.

– Review impian kita dua kali sehari. Dengan melihat kembali pada apa yang kita impikan, kita akan terdorong untuk fokus pada apa yang sedang kita kejar. Selain itu kita juga harus mencari hal-hal apa saja yang bisa memotivasi kita sehingga kita tetap fokus pada cita-cita itu.

– Beri tekanan dalam hidup. Tekanan bisa memacu seseorang untuk bekerja pada kemampuan optimalnya. Seorang olahragawan kadang tak muncul performa terbaiknya karena lawan yang dihadapinya tak seimbang, jauh lebih lemah darinya. Ia tidak tertekan, malah santai. Tetapi sebaliknya sering kali seseorang yang disepelekan oleh lawannya justru termotivasi untuk mengalahkannya dan berhasil.

– Bangun keberanian. Jangan biarkan ketakutan terus menghantui kita. Jika kita takut akan sesuatu, hadapi saja. Jangan sampai ketakutan itu mengganggu terus. Misalnya, jika kita takut berenang, segera ambil kursus renang. Hal ini akan membangun mental berani kita.

– Buat target tinggi. Memiliki target yang lebih tinggi akan memicu semangat. Karena itu, jangan memasang target yang biasa-biasa saja. Jika seseorang bekerja di bidang pemasaran lalu menargetkan penjualan 10 item dalam waktu satu minggu, tingkatkan target itu menjadi 50 item. Lalu lihat apa yang akan terjadi.

– Tumbuhkan keyakinan. Makin tinggi keyakinan bahwa kita bisa meraih apa yang kita impikan makin bagus karena ini akan membuat kita tetap semangat untuk merealisasikan mimpi itu. Karena itu tumbuhkan keyakinan bahwa kita mampu. Caranya antara lain dengan menambah keterampilan yang diperlukan, terus belajar dari kehidupan, membaca, bersosialisasi, dan sebagainya.

– Baca kisah inspiratif. Membaca biografi orang-orang sukses sangat bisa memberikan kita dorongan. Jika mereka bisa, mengapa kita tidak bisa?

– Cari nasihat terbaik. Cari kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang sukses, misalnya lewat seminar, program TV atau on air via radio. Tanyakan padanya bagaimana ia bisa meraih semua impiannya, dan mintalah nasihat padanya, berpatokan pada keadaan/situasi Anda.

– Kembangkan kemampuan komunikasi. Zaman sekarang, komunikasi tak sekadar untuk bertukar informasi, namun berperan penting dalam sukses seseorang.

– Senyum. Banyak senyum akan mendatangkan semangat dan membuat nyaman orang-orang di sekeliling kita.

Credits: http://www.andriewongso.com/articles/details/3564/Menjaga-Semangat-Agar-Tetap-Lapar