Berkenalan dengan Big Data

https://www.lynda.com/Data-Science-tutorials/Architecting-Big-Data-Applications-Batch-Mode-Application-Engineering/578080-2.html

Apa itu Big Data?

Big data adalah istilah yang menggambarkan volume besar data baik terstruktur maupun tidak terstruktur, yang membanjiri bisnis sehari-hari. Namun bukan jumlah data yang penting. Apa yang dilakukan organisasi dengan data itulah yang penting. Big data dapat dianalisis demi pemahaman yang mengarah kepada keputusan dan gerakan bisnis strategis yang lebih baik.

Istilah “Big Data” mengacu pada data yang sangat besar, cepat, atau kompleks sehingga sulit atau tidak mungkin untuk diproses menggunakan metode tradisional. Tindakan mengakses dan menyimpan sejumlah besar informasi untuk analitik sudah ada sejak lama. Tetapi konsep “Big Data” mendapatkan momentum di awal 2000-an ketika analis industri Doug Laney mengartikulasikan definisi “Big Data” yang sekarang dikenal sebagai tiga V:

Volume : Organisasi mengumpulkan data dari berbagai sumber, termasuk transaksi bisnis, perangkat pintar (IoT), peralatan industri, video, media sosial dan banyak lagi. Di masa lalu, menyimpannya akan menjadi masalah – tetapi penyimpanan yang lebih murah pada platform seperti danau data dan Hadoop telah meringankan beban.

Velocity : Dengan pertumbuhan Internet of Things, data mengalir ke bisnis dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan harus ditangani tepat waktu. Tag RFID, sensor, dan smart meter mendorong kebutuhan untuk menangani torrent data ini dalam waktu yang hampir bersamaan.

Varietas : Data hadir dalam semua jenis format – dari terstruktur, data numerik dalam database tradisional hingga dokumen teks, email, video, audio, data ticker saham, dan transaksi keuangan yang tidak terstruktur.

Mengapa Big Data Penting?

Pentingnya Big Data tidak berkisar pada seberapa banyak data yang Anda miliki, tetapi apa yang Anda lakukan dengan data tersebut. Anda dapat mengambil data dari sumber apa pun dan menganalisisnya untuk menemukan jawaban yang memungkinkan 1) pengurangan biaya, 2) pengurangan waktu, 3) pengembangan produk baru, dan penawaran yang dioptimalkan, serta 4) pengambilan keputusan yang cerdas. Saat Anda menggabungkan Big Data dengan analitik berkekuatan tinggi, Anda dapat menyelesaikan tugas-tugas yang terkait dengan bisnis seperti:

  • Menentukan akar penyebab kegagalan, masalah, dan kegagalan hampir secara real time.
  • Menghasilkan kupon di titik penjualan berdasarkan kebiasaan membeli pelanggan.
  • Menghitung ulang seluruh portofolio risiko dalam hitungan menit.
  • Mendeteksi perilaku curang sebelum memengaruhi organisasi Anda.

Dimana Big Data Sering Ditemukan?

Secara umum, peran Big Data ini memiliki kaitannya dengan penggunaan internet di era modern yang sangat pesat. Hal ini dikarenakan internet menjadi tempat penyimpanan data yang efektif tanpa mempertimbangkan jumlah dengan tetap melakukan management data yang baik. Berikut beberapa hal yang kerap kali dianggap sebagai Big Data.

1.    Penggunaan internet

Disebutkan bahwa Big Data kerap kali ditemukan pada penggunaan internet di setiap harinya. Hal ini dikarenakan peran Big Data dalam mengakses berbagai mesin pencarian guna menemukan informasi yang dibutuhkan setiap harinya. Semua data yang dicari tersebut nantinya akan disimpan dalam mesin pencarian dalam bentuk Big Data.

2.    Pemanfaatan smartphone

Selain pada mesin pencarian, peran Big Data juga kerap ditemukan pada smartphone dimana perangkat ini sering digunakan untuk menyimpan berbagai data. Beragam aplikasi yang diinstal juga menjadi penyumbang terbesar atas data yang ada pada ponsel tersebut. Bahkan aplikasi GPS juga turut andil di dalamnya.

3.    Penggunaan social media

Sama halnya dengan sosial media, bahwa peran Big Data ini juga bisa dilihat dengan banyaknya data yang tersimpan setiap harinya. Ribuan foto, video, tweets dan lain sebagainya dianggap sebagai Big Data yang begitu mencengangkan dari segi jumlah. Bahkan sosial media juga menyimpan jutaan kontak.

4.    Digitalisasi suatu media

Jika sebelumnya DVD hingga kaset menjadi media penyimpanan musik yang sangat terbatas, kini dengan peran Big Data semua musik bisa didengarkan tanpa batas melalui Netflix hingga Spotify. Tentunya, dua media tersebut akan mencatat apapun yang didengarkan. Hal ini terjadi pada smart device.

Peran Big Data membantu dalam menjaga efisiensi dari operasional bisnis. Sebagai contoh pada layanan call center yang akan membantu dalam memberikan penawaran terbaik kepada konsumen. Bahkan dalam dunia kedokteran, hal ini membantu dalam meningkatkan hasil analisis yang jauh lebih akurat dengan berbagai pertimbangan.

Hingga pada akhirnya peran Big Data juga meningkatkan adanya experience mobile dari pengguna. Melalui penggunaan smartphone, nantinya akan mengubah cara bisnis menjadi lebih efektif dan efisien hingga mampu meningkatkan penjualan. Oleh sebab itu, berawal dari berbagai perkembangan akan tercipta sebuah management data yang baik. sekalipun demikian, yang demikian ini perlu dipertimbangkan dari berbagai hal karena tidaklah mudah melakukan management data secara sempurna.(WH)

Source : https://www.sas.com/id_id/insights/big-data/what-is-big-data.html