TBCCI 2020 Menembus Batas

Dari zaman ke zaman manusia selalu berevolusi. Analoginya yang mungkin sering kita lihat dan ketahui adalah gambaran dari teori Darwin. Namun dari teori tersebut pun ada saja pro dan kontra nya. Tapi tidak mengapa, karena saya tidak ingin membahas pro dan kontra nya teori tersebut, melainkan gambaran tentang manusia yang selalu dapat memecahkan tantangan serta berdampingan dengan kondisi zaman.

Bahkan dalam kondisi yang mencekam seperti saat ini, atau juga dapat dikatakan ekstrem berupa Pandemik, manusia dapat mencari celah untuk melakukan segala kegiatannya tanpa harus bertemu secara fisik. Baik itu kegiatan bisnis, sosial, keagamaan, pemerintahan, dan tentunya masih banyak lagi. Dimana semua dilakukan secara on-line/daring.

Kegiatan TBCCI (The Best Contact Center Indonesia) bukan ajang baru dikalangan praktisi contact center. Event tersebut dimotori langsung oleh Bapak Andi Anugerah selaku ketua ICCA serta Direktur di PT Telexindo Bizmart. Dengan begitu Bapak Andi bersama Team sudah menyelenggarakan Event skala Nasional ini lebih dari belasan tahun, tepatnya di tahun ini merupakan tahun ke 14. Saya meyakini setiap tahunnya pasti banyak tantangan-tantangan baru yang dihadapi.

Pandemik bagi banyak orang dan media bersifat mengerikan, mencekam, dan berbahaya. Memang, kita harus selalu berhati-hati untuk itu. Namun untuk ajang tahunan, hal tersebut merupakan sebuah tantangan yang harus dihadapi oleh Bapak Andi dan Team. Itu semua terbukti bahwa walaupun pada ajang TBCCI tahun sebelumnya yang menghadirkan langsung para peserta lebih dari 500an orang. Di tahun 2020 ini pun ajang tersebut tetap berlangsung bahkan dimeriahkan juga oleh para peserta melalui media sosial.

Penyelenggaraan di tahun 2020 ini jelas sangat berbeda.  Seluruh kegiatan Lomba TBCCI diselenggarakan secara virtual dengan menggunakan salah satu aplikasi yang cukup terkenal yaitu aplikasi Zoom. Walaupun secara konsep Lomba hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya, banyak penyesuaian yang dilakukan seperti pengembangan aplikasi dalam lomba Individu, Teamwork dan Korporat hingga teknis pelaksanaan lomba tersebut dilakukan tanpa harus bertemu langsung antara panitia, peserta dan juri. Antusiasme peserta dan perusahaan yang luar biasa tatap dapat diraih dalam momen TBCCI di tahun ini.

Sejatinya pada tahun lalu, penggunaan Teknologi untuk mendukung kegiatan lomba TBCCI sudah mulai terasa pada tes ujian Online. Namun pada tahun ini hal tersebut semuanya sudah dilakukan secara full go digital. Saya pikir ini adalah salah satu kegiatan lomba yang perlu mendapatkan apresiasi mungkin juga perhargaan MURI, karena saya melihat belum ada perlombaan yang diselenggarakan dengan banyak kategori dan menghadirkan ratusan peserta juga juri dari berbagai perusahaan secara virtual.

Keinginan yang kuat agar acara TBCCI ini tetap terselenggara adalah salah satu kuncinya. Memang bukan lah hal yang mudah, akan tetapi saya yang pernah mengikuti jalannya lomba sebagai panitia, seakan pada tahun ini tidak percaya kalau acara ini tetap berlangsung dan berjalan dengan lancar. Seakan-akan lomba ini menembus batas bagi sebagian orang seperti saya, atau mungkin ibaratnya seperti dalam Film yang dibintangi oleh Tom Cruise yaitu “Mission Imposible”. (AN)