Menumbuhkan Motivasi Tim yang sedang melakukan WFH

Imbauan dari Presiden RI, Joko Widodo bahwa seluruh pekerja baik ASN ataupun Swasta untuk bekerja dari rumah karena wabah pandemi virus Corona atau Covid-19 disambut baik oleh para Badan Lembaga Negeri dan Perusahaan Swasta. Demi mengantisipasi penyebaran virus yang dengan cepat dan mudahnya meluas, keputusan melakukan Work From Home (WFH) ini banyak diadopsi oleh beberapa perusahaan yang memungkinkan melakukan pekerjaannya dari rumah. Misalnya adalah beberapa perusahaan teknologi seperti Microsoft, Facebook, Google, dan bahkan banyak Lembaga badan negara yang juga ikut mengaplikasikan WFH untuk produktivitas perusahaannya sementara waktu ini.

Program yang dengan resmi dicanangkan oleh pemerintah ini akan dilaksanakan selama 2 minggu berturut-turut yang telah dimulai pada 16 Maret 2020. Pembagian tugas secara dini adalah solusi yang harus benar-benar menjadi perhatian para Leader untuk kejelasan para timnya saat melakukan pekerjaan di rumah. Mungkin sebagian tim akan merasakan kejenuhan saat melakukan pekerjaannya di rumah. Ada juga yang merasa senang bahwa pekerjaan yang dilakukan secara mobile ini dapat memudahkannya.

Lantas bagaimana menyikapi dan memotivasi tim pada fase Work From Home ini yang dicanangkan oleh pemerintah pusat ini?

Menginformasikan Pembagian Tugas yang Jelas

Jenuh pasti dirasakan oleh sebagian orang yang bekerja dari rumah. Yang biasanya bertemu dengan rekan, bercanda dan melakukan komunikasi secara langsung untuk sementara waktu ini harus dibatasi. Lalu bagaimana dengan pekerjaan yang sehari-hari dilakukan di tempat bekerja dibawa ke rumah? Di sini lah peran Leader untuk membagikan tugas secara jelas kepada timnya. Dengan kejelasan tugas yang diberikan, tim akan mengerjakan secara sungguh-sungguh dan bukan Cuma-Cuma

Memberikan Batasan Waktu Tugas yang Diberikan

Dengan memberikan Batasan waktu tugas yang diberikan, tim akan merasa tertantang untuk menyelesaikan tugas-tugasnya. Memaksimalkan waktu yang dimilikinya di rumah dengan bekerja memenuhi setiap tantangan yang ada. Sehingga produktivitas perusahaan akan tetap terjaga.

Memastikan Sarana dan Prasarana Penunjang WFH Berjalan dengan Lancar

Beberapa kendala yang sering muncul untuk bekerja di rumah adalah kurangnya sarana dan prasarana penunjang. Seperti jaringan internet yang menjadi prioritas utama sebagai penunjang kegiatan WFH ini. Bagi leader dan HR memiliki peran untuk memastikan bahwa Tim yang ditugaskan untuk melakukan WFH memiliki jaringan internet yang kuat untuk menunjang pekerjaannya.

Memberikan Motivasi Agar Tim Tetap Terkonsentrasi

Dengan mewabahnya Virus Corona atau Covid-19 ini tidak jarang, banyak tim yang merasakan ketakutan dan berpikir negatif. Peran leader dan tim yang lain adalah memberikan motivasi sehingga menghadirkan sinergi yang kuat dan mampu menghadirkan konsentrasi yang tinggi dalam menjalani segala aktivitas dan pekerjaan di rumah.

Berkomunikasi Melalui Video Conferences

Melakukan komunikasi melalui Video Conference pada saat WFH memang benar-benar dibutuhkan, selain menghemat waktu dan biaya dengan melakukan Video Conference semua jadi terarah. Pembagian tugas juga dapat dilakukan pada saat melakukan Video Conference bersama tim. Tim dapat memastikan waktu untuk dapat bersama-sama bekerja bersama. Tidak ada rasa jenuh, dan komunikasi tetap terjaga.

Dalam kondisi dan situasi yang belum jelas seperti ini, bekerja dari rumah (WFH) mungkin akan menjadi bagian dari rutinitas anggota tim untuk beberapa waktu ke depan. Kuncinya adalah mengelola perubahan situasi ini dengan baik dan dengan memperhatikan kebutuhan anggota tim untuk tetap termotivasi. (WH)

Memotivasi Karyawan dengan Permainan

Adakalanya karyawan jenuh dengan segala aktivitas dan rutinitasnya selama bekerja. Salah satu tugas perusahaan adalah menjaga dan memotivasi karyawan agar tetap terjaga. Beberapa caranya adalah dengan menjadi pendengar yang baik bagi para karyawan, mengarahkan karier yang baik, Menerapkan program reward bagi karyawan dan Menciptakan atmosfer kerja yang menyenangkan.

Pembahasan menarik tentang menciptakan atmosfer kerja yang menyenangkan. Kadang penyebab motivasi karyawan turun adalah justru karena atmosfer kerja yang tidak nyaman. Misalnya ruang kerja yang membatasi ruang gerak karyawan atau bahkan rekan kerja yang kurang kooperatif sehingga menciptakan atmosfer yang kurang nyaman dan menyenangkan. Jika hal ini terjadi maka Leader harus segera melakukan perubahan.

Ini adalah suatu tantangan yang harus dihadapi oleh seorang Leader. Leader harus menciptakan suatu program dan kreativitas untuk diterapkan dan menggugah semangat kerja karyawan untuk terus termotivasi. Salah satu ide yang bisa diterapkan adalah Leader bisa menggunakan suatu permainan untuk memicu motivasi karyawan. Karyawan akan terpicu dengan hadiah atau reward yang akan mereka dapatkan setelah menyelesaikan permainan tersebut.

Permainan yang diciptakan harus berupaya membangkitkan semangat, contohnya adalah kuis atau pertanyaan ringan yang diberikan kepada karyawan di setiap minggunya. Pertanyaan bisa berupa topik-topik yang sedang hangat dibicarakan di dunia luar ataupun bahasan mengenai istilah-istilah dalam pekerjaan sehari-hari.

Permainan lainnya yang patut dicoba adalah permainan Tebak Kata. Permainan dalam ruangan ini juga dapat membawa karyawan semakin termotivasi. Pasalnya, permainan ini dapat membuat karyawan bertingkah lucu sehingga dapat mencairkan suasana. Jika perlu, berikan tebak kata yang sedikit unik agar karyawan bisa lebih kreatif dalam memikirkan Gerakan mereka saat ditunjukkan ke teman yang menebak katanya.

Pilihan lainnya adalah mengaplikasikan permainan ke dalam pekerjaan. Terinspirasi dari salah satu pemenang lomba kategori Individual The Best Contact Center Indonesia 2019, Andi Rusandi dari Bank Central Asia. Dirinya mengaplikasikan permainan Ludo Race Achievement ke dalam pekerjaan timnya. Dengan membagikan timnya ke empat kelompok yang diwakili dengan warna di setiap timnya yang terdiri dari warna merah, biru, hijau, dan kuning. Permainan ini memiliki ketentuan seperti tim dapat maju 2 langkah dengan syarat telah menyelesaikan tugasnya di hari yang sama. Kemudian tim dapat maju 3 langkah apabila mendapat pujian dari nasabah. Ketentuan terakhir adalalah tim akan kembali ke langkah awal apabila mendapatkan temuan. Siapa yang memenangkan permainan ini maka akan mendapatkan achievement yang hasilnya akan dipajang di Ludo’s Wallboard .

Dengan beberapa permainan tersebut, tujuan untuk memotivasi karyawan dalam kinerjanya untuk memberikan pelayanan terbaik kiranya dapat diaplikasikan dengan segera. Membangun motivasi dengan cara yang asik akan menambah kegigihan karyawan dalam bekerja. Tentunya beberapa permainan yang tidak dapat diaplikasikan dalam pekerjaan, perlu dilakukan dengan waktu-waktu tertentu yang tidak menurunkan produktivitas atau membuat karyawan lupa waktu. (WH)