Mengoptimalkan Komunikasi Digital Saat Work From Home

Telexindo Team Mengoptimalkan Komunikasi Digital

Perkembangan terakhir mengenai wabah virus Corona (Covid-19) per 23 Maret 2020, sekitar lima ratus lebih Warga Negara Indonesia terinfeksi corona. Sadar akan hal tersebut beberapa perusahaan baik milik negeri ataupun swasta menerapkan beberapa peraturan baru yang bersifat sementara. Untuk mengurangi penularan wabah virus tersebut banyak perusahaan yang menggunakan berbagai aplikasi untuk menunjang komunikasi digital bersama tim kerjanya.

Mendukung hal tersebut, PT Telexindo Bizmart juga menjalankan kegiatan Work From Home (WFH) sebagai upaya pencegahan penularan wabah virus Corona (Covid-19). Demi menjaga tingkat produktivitas tim kerja selama melaksanakan Work From Home (WFH), Telexindo mengoptimalkan komunikasi digital dengan menggunakan salah satu aplikasi Video Conference yaitu aplikasi Zoom.

Aplikasi Zoom meeting merupakan aplikasi yang dikembangkan khusus untuk media rapat online dimanapun tim kerja berada. Fitur-fitur yang disediakan dari aplikasi Zoom ini sangat menarik dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Pengguna dapat terhubung dengan 100 orang menggunakan screen sharing yang sangat bagus yang tersedia pada aplikasi Zoom.

Selain aplikasi Zoom, tim kerja juga dapat menggunakan aplikasi komunikasi digital lain seperti Google Hangouts. Pada aplikasi Google Hangouts ini tidak memiliki perbedaan yang begitu berarti dari aplikasi Zoom. Hanya saja untuk menggunakan Google Hangouts harus memiliki akun Gmail terlebih dahulu. Untuk penggunaannya, kedua aplikasi tersebut sama-sama dapat digunakan baik melalui PC ataupun Mobile Phone.

Dengan munculnya berbagai aplikasi Video Conference ini banyak memberikan pilihan dan kemudahan bagi para tim kerja untuk berkomunikasi secara bersamaan tanpa harus terbatas jarak dan waktu. Tersedianya limit waktu diskusi sekitar 40 menit, dari aplikasi tersebut tim kerja dapat menyampaikan koordinasi dan kendala yang dihadapi secara efektif dan efisien. Dengan mengoptimalkan komunikasi digital ini tim kerja dapat bertatap muka secara langsung dengan tim yang lain, mengetahui segala ekspresi yang ada dan jelas saat memberikan tanggapan.

Melaksanakan Video Conference tidak harus dilakukan setiap saat, bisa dalam satu minggu 2-3 kali yang terpenting adalah setiap pekerjaan dan laporan-laporan yang dikerjakan di rumah sesuai dengan arahan yang disampaikan pada saat Conference berlangsung.

Semoga dengan mengoptimalkan komunikasi digital ini, PT Telexindo Bizmart tetap terus memberikan pelayanan yang terbaik untuk para mitra kerja dan karyawannya dalam bentuk koordinasi jarak jauh ini. Sehingga semangat dan produktivitas selalu terjaga hingga keadaan kembali kondusif. Bagaimana dengan Anda? Tetap semangat dan jaga kesehatan mu ya! (WH)

Source : https://blog.zoom.us/wordpress/2020/03/20/five-tips-for-successfully-managing-remote-teams/

Membangun Semangat Teamwork Perusahaan

Kita tidak mungkin bekerja secara sendirian dalam suatu perusahaan tanpa membutuhkan bantuan dari orang lain. Ketika diharuskan untuk mencapai target yang sudah ditetapkan perusahaan, mau ataupun tidak mau kita pasti akan terlibat langsung dalam interaksi dengan karyawan yang lain. Hal tersulit bukan terletak pada usaha untuk mencapai targetnya, namun proses untuk menyamakan persepsi yang berbeda antara satu karyawan dengan karyawan yang lain.

Dalam ilmu manajemen ketika ada sekelompok orang memiliki ikatan dan tujuan yang sama dapat disebut dengan “teamwork”. Penyelenggaraan teamwork dilakukan dengan gencar, saat ini tekanan persaingan semakin meningkat. Para ahli menyatakan bahwa keberhasilan organisasi akan semakin bergantung pada teamwork daripada individu-individu yang menonjol. Konsep tim ini memiliki makna yang terletak pada ekspresi yang menggambarkan munculnya sinergi pada orang-orang yang mengikatkan diri dalam kelompok yang disebut dengan tim.

Menurut Dewi (2007) kerja tim (teamwork) adalah bentuk kerja dalam kelompok yang harus diorganisasi dan dikelola dengan baik. Tim tersebut beranggotakan orang-orang yang memiliki keahlian yang berbeda-beda dan dikoordinasikan untuk bekerjasama dengan pimpinan. Terjadi saling ketergantungan yang kuat satu sama lain untuk mencapai sebuah tujuan atau menyelesaikan sebuah tugas. Dengan melakukan teamwork diharapkan hasilnya melebihi dari pekerjaan yang dikerjakan secara perorangan.

Perusahaan kini mulai membangun dan mengembangkan semangat teamwork perusahaan demi tercapainya target yang sudah dibuat bersama. Mempraktekkan segala sesuatu yang bersifat membangun semangat bersama tentu tidaklah mudah, namun tetap harus dilakukan. Bagaimana sebuah tim tersebut dapat berjalan dengan baik dan efektif? Berikut cara membangun semangat teamwork.

  • Menyamakan Visi dan Misi

Perbedaan visi dan misi setiap individu tidak akan dapat melancarkan pekerjaan yang sedang dilakukan bersama. Itulah sebabnya wajib bagi setiap perusahaan untuk membangun visi dan misi yang sama dimulai dari pimpinan hingga anggota tim. Sehingga setiap tindakan yang diambil merupakan bagian dari visi dan misi yang sudah dibuat oleh perusahaan.

  • Bangun Rasa Saling Percaya

Untuk membangun rasa saling percaya dalam tim kita dapat belajar dari Colin Powell dalam bukunya yang berjudul Leadership Secret of Colin Powell. Menurutnya, kepercayaan merupakan suatu yang amat penting untuk membangun kepercayaan orang terhadap pemimpin dan sebaliknya. Rasa saling percaya menjadi syarat mutlak untuk bisa membangun kerja tim yang solid, karena tidak akan ada kerja tim yang sukses jika anggotanya tidak saling percaya. Akhirnya seluruh anggota hanya bekerja masing-masing secara individual.

Rasa percaya yang hadir ini juga akan menegaskan bahwa tugas yang diemban bagi setiap orang pasti berbeda kadarnya. Setiap anggota tim akan yakin bahwa tugas yang dibebankan kepada rekan satu tim

  • Komunikasi Secara Intensif

Jangan pernah anggap remeh dan sepele masalah komunikasi. Ketika komunikasi sesama anggota tim terkendala, dipastikan kerja tim yang lain menjadi berantakan/bermasalah. Karena setiap orang tidak mengerti apa yang harus mereka dilakukan. Karenanya, lakukan komunikasi secara intensif dan berkala. Baik melalui meeting pagi atau pertemuan lain yang dilakukan oleh seluruh anggota tim kerja. Sehingga setiap orang akan mengerti tugas dan target yang harus mereka lakukan. Komunikasi yang diperlukan saat ini juga tidak hanya bertatap muka, namum komunikasi saat ini sudah dapat dilakukan melalui berbagai aplikasi yang tersedia seperti WhatsApp Group. Gunakanlah aplikasi tersebut untuk menunjang komunikasi kelompokmu secara intensif.

  • Adakan kegiatan bersama

Dalam usaha membangun kerja tim yang solid, mutlak bagi tim untuk sering melakukan kegiatan bersama, khususnya untuk hal-hal yang di luar pekerjaan. Dimulai dari yang sangat ringan seperti makan siang bersama atau pergi ke rumah makan yang telah disepakati. Dapat juga melakukan hobi bersama seperti lari bersama di acara Car Free Day dan bermain badminton untuk beberapa jam di luar jam kantor. Kegiatan seperti ini akan membentuk chemistry kerjasama yang kuat di antara sesama anggota tim.

  • Buatlah program rewarding

Salah satu cara untuk memacu motivasi kerja tim adalah dengan membuat program penghargaan. Siapapun yang memiliki prestasi layak diberikan reward. Inti dari program ini adalah agar seluruh tim merasa kerja keras mereka dihargai oleh perusahaan. Selain itu dengan sistem penghargaan, anggota tim yang lain akan ikut terapcu untuk memberikan yang terbaik, sehingga harapan kedepannya semua akan bekerja secara optimal dan mampu mencapai tujuan secara bersama-sama.

  • Menghargai dan menghormati sesama anggota tim

Perbedaan pendapat adalah sebuah hal yang jamak terjadi dalam sebuah tim. Dari perbedaan tersebut tim akan semakin kaya dengan ide dan pemikiran yang dapat memudahkan jalan menuju target yang ditetapkan. Tentu saja, selama masing-masing anggota bisa saling menghormati dan menghargai pendapat orang lain yang berbeda. Rasa hormat inilah yang nantinya akan membentuk semacam rantai penghubung yang kuat di antara sesama anggota tim.

Sebesar apapun perbedaan yang terjadi tidak akan mampu mengikis kekompakan tim jika rasa saling menghargao dan menghormati sudah tertanam mendalam di dalam diri seluruh anggota.

  • Tingkatkan Kompetensi Tim

Seperti halnya peran dan tanggung jawab, tingkat kompetensi yang dimiliki tim pun pasti berbeda. Jika ternyata tingkat kompetensi antar anggota tim terlampau jauh perbedaannya, saatnya untuk melakukan peningkatan melalui pelatihan. Pastikan kompetensi yang dimiliki setiap anggota tim sudah sesuai dengan pekerjaan dan tugas yang menjadi tanggung jawab mereka.

  • Lakukan evaluasi rutin

Kunci sukses kerja tim adalah evaluasi. Dari evaluasi yang dilakukan dapat dilihat mana yang sudah berjalan dengan baik sesuai rencana atau nama yang harus mendapatkan suntikan motivasi dan harus diperbaiki. Evaluasi bukan bertujuan untuk mencari kesalahan, tetapi lebih memberikan arahan dan masukan agar proses kerja selalu bisa berada di jalur yang direncanakan. Kalaupun ada perubahan, itu merupakan hasil yang sudah disepakati bersama. Dengan melakukan evaluasi, tingkat kesuksesan kerja tim bisa dipantau dan diawasi dengan baik.

Membangun sebuah tim atau membangun kerjasama (teamwork) untuk mencapai target yang disepakati bersama tidaklah mudah. Butuh kesadaran dari seluruh anggota dalam menjalankan perannya masing-masing dan perlu untuk saling mengingatkan. Dengan seperti itu, hasilnya nanti akan dicapai dan akan terasa sebagai hasil bersama. (WH)

Source : https://www.duniakaryawan.com/cara-membangun-kerja-tim/