Memotivasi Karyawan Pada Ajang The Best Contact Center Indonesia 2020

Launching The Best Contact Center Indonesia kembali lagi diselenggarakan kemarin pada 16 Januari 2020. Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Mar’ie Muhammad di bilangan Jakarta Selatan ini mendapatkan antusias yang luar biasa baik dari member ataupun non member ICCA. Beberapa member yang hadir dalam pelaksanaan Launching ini yaitu dari Lembaga Perbankan, E-Commerce, Lembaga Pemerintahan, Lembaga Publik dan Institusi lain yang bergerak pada praktisi contact center. Acara yang dibawakan oleh Ketriona dan Ramadiansyah sebagai Master of Ceremony dari Kantor Layanan Informasi dan Pengaduan Direktorat Jenderal Pajak ini berjalan dengan baik sebagaimana mestinya.

Kegiatan tersebut terdiri dari sesi sharing technology oleh Genesys, Avaya dan Cisco juga sesi launching beserta pemaparan The Best Contact Center Indonesia 2020 yang dibawakan langsung oleh para pengurus Indonesia Contact Center Association (ICCA). Banyak pesan yang menarik dan manfaat yang dapat diambil dari kegiatan ini. Salah satunya adalah pesan yang disampaikan oleh Retno Haryanti dan Aryo Bimo selaku pengurus ICCA dalam materi yang mereka bawakan mengenai Kategori Individual yaitu dengan mengikutsertakan lomba The Best Contact Center Indonesia 2020 yang diselenggarakan oleh ICCA bagi karyawan maka secara langsung karyawan termotivasi untuk memberikan kemampuan yang terbaik yang mereka kuasai.

Dikutip dari penyampaian yang dibawakan oleh salah satu pengurus ICCA, Rendar Mahardhika yaitu dengan mengikuti TBCCI 2020 perusahaan juga secara tidak langsung melakukan “people development” yang tentu saja ini bukan hanya kewajiban dari Human Resources Development tetapi juga menjadi kewajiban bagi karyawan. Karyawan yang diikutsertakan dalam ajang TBCCI 2020 akan memiliki tanggung jawab serta motivasi yang besar untuk memiliki prestasi yang baik dan melakukan pengembangan terhadap dirinya sendiri. Dengan prestasi yang dimiliki tersebut mereka akan merasa dihargai dan diapresiasi karena telah diberikan kepercayaan untuk mewakili perusahaannya sendiri.

Karyawan juga dapat mengukur dan menilai sendiri kemampuan dan prestasinya dengan melakukan perbandingan terhadap karyawan dari perusahaan lain, apakah karyawan sudah memberikan yang terbaik untuk perusahaan atau belum. Karyawan dari tiap perusahaan dapat membangun networking di ajang TBCCI 2020 ini. Mereka dapat saling sharing knowledge yang sangat berguna untuk memotivasi diri mereka sendiri.

Manfaat-manfaat yang didapatkan dengan mengikuti ajang TBCCI 2020 ini bukan hanya didapatkan oleh karyawan saja, namun juga didapatkan oleh perusahaan. Selain secara langsung perusahaan melakukan people development perusahaan juga dapat menyaring dan mengetahui karyawan-karyawannya yang berjiwa kompetitor untuk diasah lagi kemampuannya demi kemajuan dan pencapaian goals perusahaan.

Seperti yang telah dipaparkan pada artikel sebelumnya yaitu mengenai Pentingnya Reward Bagi Karyawan . Salah satunya untuk memotivasi karyawan agar lebih produktif lagi dalam bekerja, adalah dengan mengikutsertakannya kedalam ajang TBCCI 2020 ini. Kegiatan yang dibantu oleh panitia dari Telexindo Bizmart ini menjadi salah satu alasan karyawan mengembangkan motivasi mereka untuk memberikan yang terbaik. Ayo tunggu apalagi? Daftarkan segera diri Anda dalam ajang TBCCI 2020 di aplikasi si ICCA dan untuk informasi lebih lanjut klik disini. (WH)

Mencontoh Pembelajaran dari Hidup Elang

Hidup adalah proses pembelajaran, apapun yang terjadi di dalam hidup adalah sebuah proses pendewasaan. Sebagai manusia, tentu kita diberikan akal yang sempurna. Berbeda dengan makhluk lain, hewan misalnya. Seluruh hewan tidak memiliki akal yang sempurna seperti manusia, namun dari mereka lah kita dapat mengambil pelajaran yang berharga.

Elang, hewan si pemberani memiliki sifat-sifat ksatria, yang mana Elang berani menerpa badai dan mengambil segala resiko di dalam hidupnya. Terbang jauh merantau demi kehidupan yang lebih baik dan menyadari bahwa dalam hidup harus melalui beberapa tahapan yang melelahkan dan menyakitkan.

Dari hewan Elang kita harus berani bermimpi, karena dengan bermimpi dapat membuat kita menjadi lebih besar. Bermimpi tentu tidak dimaksudkan menghabiskan waktu secara sia-sia dengan melamun, melainkan berani memiliki impian untuk meraih kesukesan. Berani memiliki cita-cita yang tinggi kendati kita memahami kita memahami bahwa sebuah cita-cita tidak serta merta terwujud begitu saja, melainkan harus dibangun dengan kerja keras dan pantang menyerah. Seperti Elang yang membangun sarangnya di atas pohon cemara yang tinggi. Walaupun memiliki resiko terimbas badai, hidup melawan badai berarti berani menghadapi resiko dan berani untuk meminta maaf bila bersalah.

Dari hewan Elang kita juga dapat mengambil pembelajaran unik lain, seringkali kita melihat beberapa hewan dalam bentuk berkelompok atau dengan jumlah yang banyak. Berbeda dengan Elang, spesies yang lebih suka hidup sendiri. Elang lebih dapat memfokuskan diri untuk daya penglihatannya mencari mangsa.

Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam hidup yang seiring bertambah dewasa seharusnya kita mampu untuk hidup mandiri, tidak bergantung pada orang lain baik dalam keadaan suka maupun duka. Memang, manusia sejatinya adalah makhluk sosial yang selalu membutuhkan pertolongan orang lain, tapi selama kita mampu menjalaninya, alangkah baiknya bila kita berusaha mengatasinya sendiri.

Setiap manusia diberikan kebebasan oleh Sang Pencipta untuk memilih jalan hidupnya masing-masing. Apapun yang kita pilih selalu mengandung 2 hal, yaitu harapan dan resiko. Resiko yang ada di dalam kehidupan itulah yang harus berani kita ambil. Karena yang terburuk dalam hidup ini bukanlah kegagalan, melainkan hidup tanpa berani mengambil resiko. (WH)