Celoteh Pagi: Berlatih Menulis

8 Januari 2022 – Selama 5 hari membawakan pelatihan mengenai keterampilan dalam menulis. Dengan menerapkan metode praktik atau simulasi memungkinkan peserta untuk menguji kemampuan mereka dalam menulis. Setiap hari pesertanya berbeda sehingga harus mengulang materi yang sama selama 5 hari. Namun, tentunya tidak membosankan dengan berbagai hal menarik dari tulisan peserta pelatihan.

Tentunya seru dengan peserta yang aktif selama berlangsungnya pelatihan. Tak ada yang sempat mengantuk karena mereka harus latihan dan latihan. Setiap latihan mereka menulis menggunakan gadget, tetapi bukan untuk cek whatsapp atau email. Namun, mereka sedang mengamati tulisan atau mengerjakan simulasi menulis.

Kali ini peserta juga punya kesempatan untuk mengenal profil peserta lainnya dari tulisan yang mereka publikasikan. Sekaligus bisa membuktikan bahwa dalam 15 menit kita bisa menulis buku kumpulan profil peserta. Wow, Seru pastinya!

Tak hanya itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk melatih kemampuan memberikan koreksi penulisan. Dengan saling memberikan koreksi penulisan, maka dapat melatih ketelitian dan konsistensi dalam menyampaikan pesan. Mereka tidak hanya bisa mengoreksi, tetapi juga bisa mempraktikan sendiri.

Selama satu hari bersama peserta pelatihan tentunya memberikan penyegaran bagi peserta memulai aktivitas tahun 2022. Apapun kondisinya, berharap bisa diterapkan dalam melaksanakan pekerjaan dan mereka mencapai impian.

Ayo, ikutan sesi pelatihan selanjutnya. Salam sukses, sehat, dan bahagia. (AA)

Celoteh Pagi: Rencana Kerja

6 Januari 2022 – Awal Januari tahun 2022, recharge battery sebelum memulai aktivitas dengan berbagai kegiatan. Liburan kelihatannya cukup singkat, anak-anak sudah kembali sekolah offline dan online. Saya juga kembali dengan rutinitas untuk mengajar, kali ini dengan format tatap muka.

Rezeki pembuka tahun 2022, kali ini mendapatkan kesempatan untuk berbagi ilmu dan pengalaman dalam pelayanan pelanggan agent digital. Perkembangan teknologi menyebabkan contact center menjadi salah satu fokus pengembangan pelayanan pada berbagai bisnis. Semoga ini menjadi awal untuk membawakan lebih banyak materi pelayanan digital bagi pengembangan kontribusi contact center.

Setelah menyelesaikan evaluasi pencapaian tahun 2021, menyusun target bisnis tahun 2022, mengkomunikasikan target, menyusun program kerja, serta saling memahami berbagai harapan karyawan. Saatnya untuk mulai melangkah, satu demi satu langkah, berharap bisa berjalan sesuai dengan rencana kerja.

Sambil menyiapkan beberapa modul training dan proposal, menyempatkan menulis untuk tetap melatih diri dalam menyampaikan ide secara terstruktur. Bagaimana pun kita perlu latihan berkomunikasi yang baik dengan pelanggan dan karyawan. Kita harus mengemas produk dengan baik sebagai perbaikan berkelanjutan. Kita harus menawarkan sehingga pelanggan membeli.

Seperti halnya rencana bisnis, harus dikomunikasikan secara berkelanjutan. Rencana bisnis yang baik memang harus diingatkan, diawasi, dan dievaluasi sehingga semua tim bisa melaksanakan dengan irama yang sama. Rencana bisnis bukan hanya sekedar angka yang menjadi beban, tetapi menjadi indikator terukur yang harus dilaksanakan.

Ayo, tetap semangat. Walaupun pandemik belum selesai, kita harus berani melangkah dengan hati-hati. Semangat pagi, salam sehat dan bahagia. (AA)

Celoteh Pagi: Digitalisasi Pelayanan Finansial


15 Desember 2021 – Semakin banyaknya aktivitas dengan menggunakan fasilitas video conference, menyebabkan adanya kebutuhan untuk berinteraksi dengan menggunakan video banking. Pelayanan pembukaan rekening sudah difasilitasi dengan video banking, selanjutnya akan ada banyak interaksi perbankan yang dapat dilakukan dari manapun. Kita nantikan saja kehadirannya.

Secara tradisional bagi nasabah, keterlibatan dengan bank merupakan hal yang tidak efisien. Untuk mendapatkan pelayanan finansial, umumnya akan memerlukan sejumlah administrasi, antrian panjang, dan membutuhkan waktu. Ketidaknyamanan ini sudah berlangsung bertahun-tahun sejak kehadiran perbankan. Hal ini juga menyebabkan penetrasi perbankan dan aktivitas perbankan masih rendah, dengan banyak penduduk yang tetap tidak memiliki rekening bank hingga saat ini.

Akses ke layanan perbankan rendah adalah sebuah kombinasi dari regulasi yang ketat, izin perbankan yang terbatas, dan nasabah dengan minim pengalaman. Di sisi lain hadirnya berbagai aplikasi finansial menjadi celah yang dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan finansial.

Namun, industri perbankan dan finansial dengan sejumlah pengaturan yang ketat, sekarang mengalami perubahan dan didorong oleh lisensi perbankan virtual atau digital. Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi digital, jaringan internet, dan aplikasi mobile untuk memudahkan proses administrasi perbankan. Yang lebih penting adalah akses terhadap nomor kependudukan yang bisa digunakan untuk validasi data nasabah sehingga memudahkan perbankan untuk melakukan verifikasi data calon nasabah.

Integrasi berbagai aplikasi finansial memudahkan nasabah untuk mengelola keuangan pribadi, bahkan melakukan transaksi dan investasi. Dengan kehadiran platform digital yang semakin luas, maka membutuhkan dukungan secara digital melalui contact center. Kehadiran contact center dengan berbagai media pelayanan mendukung pelayanan finansial tersebut.

Rasanya perubahan semakin cepat dan kita bersaing untuk memberikan inovasi pada pelayanan pelanggan. Jika melihat perkembangan bisnis finansial yang memanfaatkan contact center semakin berkembang, berharap bahwa ini ada hal yang positif bagi praktisi contact center.

Sambil minum kopi atau teh di pagi hari, membaca #celotehpagi saya. Kita tunggu inovasi apa lagi yang akan dihadirkan oleh digitalisasi industri finansial. Tetap sehat dan semangat pagi. (AA)